Kamis, 06 Agustus 2009

DI BALIK SEBUAH BUKU SHIROH..

DIBALIK SEBUAH BUKU SHIROH,,,,


rangkaian kata menjadi cerita teruntuk zia..


Ini adalah fakta, kisah nyata, bukan rekayasa, dan sebuah cerita yang Alloh sajalah sebagai skenarionya,.

Bermula dari sebuah taman kanak-kanak di desa ku yang sejuk, TK Tunas Karya Ciater, nach disana lah semua anak-anak yang baru berusia 5-6 tahun mengikuti belajar dan bermainnya, lebih tepatnya sebuah TK sederhana namun menjadi favorit saat itu, karna maklum saja disana, hanya baru ada satu buah tk saja, yups TK Tunas Karya Ciater, dibawah naungan PTPN VIII Ciater, sebuah pabrik teh yang lumayan maju dan berkembang didesaku, semua anak-anak pegawai perkebunan mulai dari buruh sampai para petinggi biasanya bersekolah di TK itu,,

Tibalah masa TK itu datang

Aku, duduk di sebuah bangku yang berwarna biru, teman sebangku ku bernama zia nur lany ahmad, dikelompok biru masih terekam dalam ingatanku, teman-temanku adalah ari, desi, linggar, andri, erwin, aku dan zia, sosok zia adalah teman sebangku ku yang paling lembut, murah senyum, pengalah, sabar, dan baik hati, meskipun dia adalah salah seorang anak petingggi perkebunan, namun sifatnya yang rendah hati selalu lengkap dengan dirinya,,tak heran jika ibunya begitu sayang padanya, karna dia salah satu anak yang baik.

Loncat ke kls 2 SD

Entah itu kelas 2 atau kelas 3, aku satu SD dengan zia, bahkan di sekolah agamapun aku sekelas lagi, masih ingat kala itu dia di rengking ke 2 pas SD, karna aku yang direngking ke 3 nya,,he,,, suatu hari,
zia membeli sebuah buku, masih ingat saat itu dia membeli sebuah buku Kisah 25 nabi,buku baru itu langsung aku pinjam meski sang pembeli belum sempat untuk membacanya, karna saking senengnya aku dengan shiroh nabawiyyah,,dan sampai sekarang buku itu masih ada dilemari kecilku,,,setiap kali aku membacanya,aku teringat zia, ini buku zia dulu pas zia minta aku mengembalikannya, tapi aku tidak pernah mau mengembalikannya, aku selalu ngeles, belum selesai baca zia, maaf ya,,terpikir dalam benakku, aku jahat banget ya,,zia pemiliknya belum sempat baca, eh aku malah enak-enakan baca,astagfirullah...saking senengnya aku ke buku shiroh itu sampai-sampai aku baca setiap hari, sampai aku hafal semua kisah shiroh, jujur saat itu sampai kelas 6 SD pun aku merasa tidak anak-anak yang pengetahuan shirohnya lebih dari aku(hehe...astagfirullah ko jadi narsisme)itu lah aku yang masih dalam kondisi baik namun agak sedikit jahil hehe...jujur buku shiroh itu selalu menjadi patokanku, aku merasa pengetahuanku tentang shiroh menjadi kuat adalah salah satunya gara-gara buku itu, beberapa lomba cciq pun selalu aku lewati, shirohnya pasti aku bisa jawab, bahkan lomba dakwah pun pasti aku sematkan shiroh didalamnya, teman-temanku selalu bertanya referensi aku membaca shiroh, mereka sempat tidak percaya kalau yang kubaca sebuah buku kecil, yang mulai lusuh dan lecek,,padahal kalau mereka tau, inilah sesungguhnya shiroh pertama yang selalu kubaca, aku tau abul nasyr, dzunnun, dan gelar-gelar nabi yang lain dari buku ini, luar biasa...
Tapi sayang,,,sebelum buku itu sempat ku kembalikan,zia keburu pergi dan meninggalkan desaku,,,

Perasaan semakin bersalah muncul saat aku masuk SMP....

Saat smp kelas 1, perasaan semakin bersalah timbul dalam hatiku, semua lomba-lomba yang aku lalui, selalu kurenungi, terlebih disaat pertanyaan shiroh terjawab dan ketika aku mulai membaca, melihat buku shiroh itu, ya alloh,,ini shubhat bagiku, akad ku dengan zia adalah aku meminjam buku ini, namun sampai saat ini bukunya masih kupegang, zia keburu pergi dan aku tak tau dia dimana, akhirnya kuputuskan untuk segera mengembalikannya,,,namun sayang aku tidak pernah tau zia dimana, sempat kutanyakan kepada seseorang yang katanya dulu pernah bantu-bantu di rumah zia, tapi ternyata dia tidak tau alamat dan nomor telpon zia, aku hanya bisa pasrah dan semoga alloh mengampuniku dan zia memaafkanku...

Sampai tiga tahun berlalu..(saat aku SMK)

Aku menjadi salah seorang guru ngaji, mungkin tepatnya kakak dipengajian, di sebuah mesjid yang ada didesaku, setiap hari sabtu aku kebagian ngajar bahasa arab di anak-anak SD, (itupun just vocab aja,,hehe,, maklum dikampungkan gak ada orang lagi,,hehe,,) dan shiroh nabawiyyah di anak-anak SMP,,,buku shiroh dari zia lah yang selalu kubawa, dan ku sampaikan pada anak-anakku, sebelum mengajar dan bercerita pada mereka aku selalu mengatakan,, kita belajar tarikh ya,,tapi sebelumnya teteh mohon doanya, karna buku ini bukan punya teteh, khususnya buat zia nurlany ahmad semoga pahalanya selalu mengalir, dimanapun dia berada, dan untuk teteh semoga alloh mengampuni atas peminjaman buku ini, dan untuk kalian semoga bisa mengambil ibroh/pelajaran dari shiroh ini,,,amin,,,

perasaan bersalah selalu menghantui ku, setiap aku membaca,mengajarkan,selalu teringat zia,,,kucoba mencari informasi ke salah satu karyawan perkebunan tapi tetap saja tidak tau, bahkan dengar-dengar,zia ada di malabar, entah dimana itu, aku pun bingung dan akhirnya,,,

14 tahun berlalu...

Aku baru ngeh, kenapa gak nyari zia di internet aja ya, kan ada mbah google, dasar gaptek,, dan kadang suka telmi more,,hehe... lalu kucoba dech,,,,bismillah,,,

www.google.com
enter
zia nur lany ahmad
enter (kutemukan)
zia nur lany ahmad facebook

wah,,,ini kali ya, ada sebuah foto disana, aku tidak tau ini zia atau bukan, karna yang masih kuingat wajahnya saat di TK dulu, zia nur lany ahmad alumni 2006, semakin yakin saja bahwa ini adalah zia sahabatku dulu, karna secara githu aku lulus ditahun 2006, ketika ingin kukirim pesan, duh..gimana,,, ane kan ga punya alamat fb, gubrak dech, selama ini aku memang gak niat banget buat fb, mendingan ngeblog aja, perasaan asa terbuka kalau di fb teh,sementara aku sepertinya masih seperti sosok yang belum bisa terbuka, (kata orang sich aku sedikit banyak agak tertutup) hehe,,,

akhirnya kucari...
alamat zia nur lany ahmad,,enter,,

Dapatlah sebuah nomor handphone disana, perasaan campur aduk ada disana, sempat ga percaya kalau ini adalah zia nur lany ahmad yang selama ini kucari,,,
zia akhirnya aku menemukanmu,.,.. (hehe..)
assalamua'laikum..
waa'alaikum salam,,
ini dengan zia?
ya..
zia nur lany ahmad bukan?
ya..
dulu TK dimana?
Di Ciater..
dst...

(ah...lega rasanya ternayata benar, ini zia yang selama ini kucari...)

Alhamdulillah,,,

Ya Alloh yang maha penyayang,,,
Hanya sebuah kesyukuran yang bisa aku ucapkan, “sajada wajhiya lilladzi kholaqohu, washowarohu, wasaqqo sam'ahu, wa bashoruhu bi haulihi wa quwwatih...” amin,,,

Semoga Engkau yang maha pemaaf, memaafkan atas kesilafanku dan semoga engkau sahabatku yang baik semoga memaafkanku juga,,kesalihan dan kesahajaan kerapa bersahabat denganmu,,amin...


maafkan ya zia...afwan,,,


Sahabatmu,
seorang hamba Alloh yang ingin belajar menjadi baik,,,amin,,,


(tehnays raihany... :) )

Tidak ada komentar: