Minggu, 24 Januari 2010

Hari Senyumku...

kemarin adalah hari yang paling indah untuk ku, hari yang aku tak ingin melupakannya, hari yang dimana saat itu orang-orang memanggilku dengan sebutan mubalighah dan mubalighah muda, aku ingin tertawa saat itu, he,,ya Alloh,,aku hampir tak percaya...sebelumnya aku menunggu di perempatan angkot, lalu tiba-tiba mobil jep yang berwarna hitam datang, disana ada bapa mui kecamatan dan bapa mui sebuah desa,jam 8.45 kami pun meluncur...duh,,rasanya gimana githu asa dikawal,he,,janji acaara adalah jam 9.00, hand phone pun berdering-dering ria, "iya..pak,,lagi di jalan", jawabku pada bapa mui yang ada di acara saat itu, nampak suaranya cemas dan mungkin khawatir aku tidak jadi datang,,,

singkat cerita sampailah kami disana..luar biasa...aku disambut panitia pengajian disana..duh,,jadi deg-degan hampir semua menatapku dan menyalamiku, bahkan ada yang mau sun tangan namun cepat-cepat aku cipika-cipiki, karna merasa tak pantas di sun tangan oleh ibu-ibu disana, siapa aku? pikirku dalam hati, ketika aku memasuki masjid, saat itu ibu ketua pengajian sedang menyampaikan sambutannya, lalu ditengah-tengah itu ia berkata "wilujeung sumping ka ibu mubalig anu parantos sumping, tur aya ditengah-tengah urang sadaya", aku hanya tersenyum lagi,,,semua menatapiku,,,aduh,,malu kataku, aku duduk dibagian belakang saja, karna biasanya kalau aku telat dalam sebuah acara aku duduk dibagian belakang, namun ibu-ibu panitia mengarahkanku duduk di depan,,,aduh,,bak mubalig sungguhan duduk didepan dikalangan para petinggi kecamatan, ada wakil bu camat, ada ibu ketua pengajian kecamatan, ketua pengajian desa, para MUI, bahkan para ustad dan ustadzah..subhanallah,,aku masih tak percaya saat itu, ku coba sms ibuku, "mah,,doakeunnya..nu hadirna seeur mah".. tiba-tiba smspun muncul "sok sing tenang,,di doakeun ku mamah"..akupun lega...setelah 4 sambutan..akhirnya taushiyah oleh mubaligh kita.. kepada mubaligh di sumanggakeun...dag dig dug makin kenceng aja, tapi seperti biasa aku slow aja,,he,,

akhirnya..kumulailah apa yang ingin ku sampaikan, setelah tahmid wal shalawat aku langsung menyapa ibu-ibu dan bapak-bapak, mereka cukup wellcome dan menerimaku, tapi kadang GEER juga coz di liatin aja,hehe.. dan alhamdulillahnya lagi mereka setuju dengan bahasaku yang campuran sunda-indonesia, sunda agar mereka mengerti namun gak terus-terusan khawatir akunya pabaliut, dan indonesia agar mereka gak bosen dengerin aku sunda aja..he,,materi yang tak asing lagi dari buku yang telah ku baca kusampaikan pada mereka..namun sebelumnya ada sebuah games,,dan ibu-ibu bapak-bapak pun terhibur, tertawa dan bahagia nampaknya, kulihat wajah mereka berseri,,ini pertanda bagus menurutku..he,,kumulai saja materinya,,,tak lupa dengan ta'aruf dulu..pas tau aku belum menikah..wah..sorak sorai pun mulai terdengar aku pun ingin tertawa campur malu,he,,ya,,doakan saja ya bu..pa,, sambungku pada mereka yang hadir saat itu hampir 60 orang lebih,,subhanalloh,, (dalam hati doaku cepat di kabul nich, di aminkan 60 orang lebih...), tak lupa ku jelaskan pada mereka bahwa aku bukan mubaligh apalagi ustadzah, rasanya belum untuk mencapai hal tersebut, namun ada keinginan tuk menjadi mubaligh atau ustadzah,,he,,,

akhirnya...aku bercerita, di tengah-tengah materi yang ku sampaikan ibu2 bapa2 nampak terharu, semangat,dan ceria, banyak tawa juga,,hallo..haii,, senang rasanya, hingga waktu 1jam pun terasa singkat...akupun bingung menuliskan nya seperti apa saking senengnya,,he,,,

bada materi berakhir, aku mengajukan satu pertanyaaan (dalam benakku) harus ada minimal 1 orang yang hafal apa yang sudah ku sampaikan buat depositku kelak, ternyata ada seorang ibu yang menjawab, alhamdulillah.. akhirnya tas hp yang sederhana ku hibahkan padanya,,ibu2 makin ceria aja, terdengar sebuah suara "subhanallohnya si neng, calon mubaligh ieu mah" dalam hati,,amin ya robb amin...senyum tak bisa kulepaskan saat aku bicara..he..

ya,,itulah semua kebahagiaan yang ku raih saat itu,,tak lepas hamdallah padaMu Robb... atas semua kuasa dan kehendakMu, sepanjang perjalanan aku berpikir, membuka memori lampauku, dulu...agustus 2008 aku ikut lomba dakwah dan alhamdulillah sebagai juara, akhir 2009 masuk tingkat kabupaten dan hanya nembus juara harapan satu, bahkan kata ketua lptq nya ada point plust, bahkan kalau pensyarrahnya aja masuk 3 besar, dan tawaran seleksi ikut propinsi pun ditawarkan namun tak ku ambil dengan berbagai alasan, akhirnya,,,mungkin yang Alloh takdirkan tak masuk propinsi pun sempat berdakwah 1jam ditengah puluhan jemaah yang hadir...rasa bahagia ini tidak bisa aku lupakan seandainya ada cd rekaman saat itu akan ku hibahkan pada anak-anakku kelak,,,semoga dengan ini aku semakin semangat dalam memperbaiki diri,hati,juga amalan yang terbaik lainnya...

"dibalik penyerahan yang totalitas atas semua usaha maksimal yang sudah kita lakukan pasti ada rencana yang jauh lebih baik nan sempurna yang Alloh takdirkan bagi hambaNya,,," itulah yang bisa kupelajari saat ini, Alloh memang tak pernah salah dalam menentukan semua hal bagi hambanya... jadi ingat Qs.Al Baqarah : 216...

special thanks to:
ibu bapakku, guru-guru ku, ustad-ustadzahku, juga orang-orang yang slalu mencintai dan menyayangi aku...

Tidak ada komentar: