Tampilkan postingan dengan label untuk kita renungkan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label untuk kita renungkan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 November 2009

Jangan Biarkan Mereka Menangis,,,

Sekilas iklan saja sebelum menuangankan apa yang sedang ada didalam hati ini,aku ingin bercerita tentang peristiwa tadi malam, semalam aku menangis sampai larut malam, aku tak bisa memejamkan mataku sampai kurang lebih setengah 1 malam, mau tilawah gak bisa sholat apa lagi, hanya buku shiroh "Pesona 10 Sahabat" menemani malamku, bakda insiden itu terjadi, uh..terasa perih dan panas rasanya, lalu siapa yang akan mengobati luka ditanganku, ya,,aku sendiri tentunya, kini ditanganku pun terlihat berwarna coklat tutung, sisa dari insiden kemarin, bahkan anak-anakku pun tak bisa mencium tangan kananku, seorang anak berkata: "teteh jangan nangis ya,,"(he,,jadi malu, betapa cengeng n babariannya diriku,,he,,)semoga bisa ku rubah sedikit demi sedikit,he...

Seperti biasa, menuju kantor melewati sebuah rumah yang disana ada seorang anak yatim, di rumah itu, terjadi percakapan yang indah,,aku hanya mampu mendengarnya dari balik dinding rumah mereka, percakapan seorang ibu dengan anaknya,,
anak : "yes,,jadi acuk seragam olah raga tos tiasa dibayar ayena nya mah"
ibu : "nya,,matakna cing bageurnya, cing rajin sakola, cing rajin ngaos ke da ari rizki mah moal heseeun Alloh mah"
anak : "alhamdulillah nya mah, da saur tehnays teh akhir bulannya"
ibu : "nya..ieu artosna tos dimamah, saur tehnays teh kieu, ieu mah titipan ti rerencangan tehnays, wan kedah rajin sakola sareng ngaos,,kitu cenah"
anak : "nya mah,,Wan angkatnya"
lega rasanya aku bisa mendengar percakapan yang penuh dengan ketenangan ini, berbeda dari percakapan sebelumnya,,

(sedikit cerita saja,sebelumnya si anak ini menangis karna baju seragamnya sudah tak layak pakai lagi, sementara si ibu belum bisa membelikan seragamnya yang baru, jangankan untuk seragam yang baru untuk beli beras pun musti ngutang, mendengar percakapan itu aku tak kuasa, apa yang bisa aku lakukan, uang di tas ku pun hanya cukup untuk beberapa hari, dan diprediksi kayaknya bisa cashbon ke kantor,duh gimana ya,,Namun apa yang terjadi, semuanya Alloh mudahkan, aku bertemu atmi, seorang sahabat sekaligus sosok saudari yang sudah memahami aku, ia tau kalau aku lagi mendung..."kenapa bebs"sapaan mesranya, (maklum kita selalu hangat,hehe...)lalu kujawab "ada sedikit problem ummat cin", "ciee..ummat gaya amat", "beneran bebs,ane serius" jawabku, "ya,,sok ceritain atuh ada apa, ane mau dengar", lalu berceritalah aku tentang cerita anak yatim yang satu ini,lalu apa yang terjadi..alhamdulillah ada solusi.."ok bebs, mulai bulan depan, tiap gajian ente langsung potong aja ya,,50rb perbulan" "aku sumringah,,,"oh ya,,beneran bebs???", "ya,,jawabnya, ingetin aku ya,,jika aku lupa".."subhanalloh,,thanks ya bebs..uhibbu ki fillah".."hehe,,gombal,,katanya", "beneran ane tulus bilang githu bebs" jawabku, "ya..ya..tau,,me too", "kok cuma mi tu, tisyu basah dong" sambungku, "ya udah terserah kamu",,dia meninggalkanku sebari senyum menghiasi bibirnya, "kamu jangan mendung lagi ya.."ucapan terakhirnya padaku,"ya,,"jawabku..akhirnya atmi selalu menyerahkan uangnya 50rb perbulan untuk Wan seorang anak yatim tetanggaku dirumah..semoga Alloh memberikan limpahan berkah padamu atmi..selalu..selalu,,dan selalu,,,bahkan setiap kuberikan tahukan ke atmi, ini laporan anak yatim kemarin tu beli ini,beli itu dll, atmi nampak tidak memperhatikan aku, dia hanya mengatakan satu hal padaku "terserah kamu bebs mau dialokasikan untuk apa, kamu jauh lebih tau kebutuhan anak itu apa, asal kamu tau, aku percaya padamu"....kata-kata terakhir atmi yang membuatku semakin menjaga amanah ini..meski aku belum bisa memberikan apa-apa untuk anak yatim disekelilingku (dalam bentuk materi misalnya) namun keinginan untuk tidak ingin melihat mereka menangis adalah cita-cita yang selalu ingin aku wujudkan, bahkan aku berharap aku tak ingin melepas mereka sebelum mereka benar-benar mandiri, alhamdulillah berkat adanya jaringan via ust-usth 2 anak yatim di lingkunganku sudah di subsidi dari yayasan,alhamdulillah...ya..aku hanya ingin bisa berbuat sekecil dan sedikit apapun yang aku bisa, ya,,sebelum mendirikan yayasan/rumah mungil untuk yatim bersama keluarga kecilku kelak, untuk sementara mungkin mencarikan donatur untuk yatim, hal kecil itu yang bisa aku lakukan, sempet malu sich kayak ngemis..(aduh kurang indah bahasanya ngemis,maksudnya apa ya..pilihan katanya kurang tepat tapi bingung apa ya,,he,,pokoknya mah githu weh,mencari donatur bagi yang mau berinfak tuk anak yatim), namun dengan begini aku lega karna anak yatim itu tak lagi menangis...

Saudaraku,,jangan biarkan air mata anak yatim itu menetes membasahi pipi-pipi mungil mereka, jangan biarkan mereka merasa sendiri, senantiasalah sematkan doa-doa untuk mereka, infakkan pula apa yang kita punya meskipun hanya hal kecil atau sedikit, bagi antuna yang ingin memberikan subsidi silang bulanan atau infak yang tak ditentukan, dari sebagian rizki antuna, antuna bisa menghubungi ana di alamat email: raihany.1005@gmail.com. atau bagi antuna yang sudah kenal siapa ana,he.. bisa langsung aja sms ya..bergabunglah dalam misi keemasan ini, ingatlah,,salah satu tetangga Rosulullah di Syurga adalah dari golongan anak yatim, bukankah begitu? Sudah menjadi tanggungjawab kita bersama kesejahteraan dan kebahagiaan mereka,,,

Jangan sungkan saudaraku, infak kita sekecil apapun berharga untuk mereka, jadilah setitik sinar bagi mereka..jangan biarkan mereka menangis...Siapakah yang mau bergabung berikutnya..ditunggu ya,..(jangan sampai, kesempatan infak kita tertutup setelah mereka tak mau menerima infak kita lagi..buruan.. daftarkan sekarang juga,,,)

Selasa, 20 Oktober 2009

3 Hal...

Duh..rasanya gimana githu, bila tak menulis atau sekedar tengok blog ini, ada yang hilang rasanya dari diriku..hem..lebai, sudah beberapa hari kurang lebih 4 hari, blog ini tak ku kunjungi, malah gonta-ganti baju aja,he..maksudnya template, dari ini ke itu, bosan ini ganti itu, ya,,mencari yang pas aja, pengennya sich tampil beda, tapi tetep bersahaja,,he,, kebanyakan cerita nich, akhir-akhir ini memang belum sempat aja, buat posting or entri baru, jawabannya adalah bukan malas menulis, namun ada sesuatu yang digarap yang jauh lebih penting dan berpengaruh bagi ummat..(cie..ummat, gaya,,he,,), ya..biasalah sms_an ama tetelephonan, ampe muka merah, telinga panas, dll. Namun semua itu dinikmati saja, ya,,bagian dari yang namanya amanah semoga bisa menjadi keberkahan dalam hidup ini. amin...

Tadinya sich, mau cerita tentang buku yang kubaca, namun beberapa orang yang cukup care..(care maksudnya..he..), beberapa diantara mereka banyak yang bertanda tanya, "Nays kenapa pilih buku itu? kenapa tokoh itu yang dipilih", "Nays, gak ada yang lain lagi emang?", "Nays kenapa gak pilih yang segimana githu, aneh aja ente baca itu", hingga pertanyaan dari sahabat yang terakhir yang kutemui disekolah tadi, kata-katanya hampir mirip dengan 3 pertanyaan yang tadi kuutarakan, ya..jawaban pembelaan tentunya ku munculkan; "karna gak ada buku lagi", "karna ingin mengikis masa-masa begejolak", "biar tidak mellow",dll. Namun diluar dari semua itu, sebenarnya bukannya tidak tepat buku itu kubaca, namun kenapa beliau yang dipilih..he..

Apapun yang terjadi, ya..sudah terjadi..bukunya sudah kubaca, dan sudah nempel dikepalaku..hem..ya..buku yang menceritakan tentang perjuangan seorang tokoh, atau lebih tepatnya seorang Ulama, yang jujur saja aku mengaguminya, terlepas dari kontroversinya, ada 3hal yang menarik dari diri ulama tersebut, yang mungkin jarang ditemukan di zaman era modern seperti ini, apa sajakah 3 hal itu:

1. Keistiqamahan...
2. Kesederhanaan..
3. Keikhlasan...

3Hal yang memang sulit menurutku, Istiqamah, dalam keadaan apapun, kondisi apapun, bersahaja/sederhana di tengah-tengah kemegahan yang sebenarnya bisa diraih, keikhlasan..apa lagi..masih ikhlaskah kita? jika berbagai macam fithnah, penganiayaan, kekerasan, bahkan kedzaliman menimpa diri ini!! Uh..sulit rasanya, namun semua itu bisa beliau amalkan..Subhanalloh..bahkan hidupnya pun diarahkan hanya semata-mata meraih keridhoan Alloh SWT..Subhanalloh...

Berbagai kisah kubaca dan kucerna dari buku itu, menarik memang, meski ada beberapa point yang harus digaris bawahi...ya, diluar semua itu kita ambil positifnya aja,,OK!! Jzk..

Senyum terindah untuk antuna semua :)
Nays..

Kamis, 08 Oktober 2009

Jangan Marah 2












Indah ya..bunga teratai putihnya..he.. (Subhanalloh wal hamdulillah..) :)

Kemarin entah mungkin karna kurang tilawah kali ya, hingga bawaannya sensitif abiss,,,asa rada pengen marah,,uh..tapi disimpan aja dalam hati yang paling dalam, mencoba menutup semua itu dengan raut muka yang berseri-seri kusapa orang-orang disekelilingku dengan sapaan yang bisa membuat suasana lebih cair.. alhamdulillah akhirnya rasa pengen marah, enek, itu bisa ku hilangkan,,eittt..perjuangan belum berakhir nampaknya,,diakhir senja ada hal yang ingin membuatku sedikit marah, setelah pintu kantor ku kunci, kuusap wajahku sebari berkata dalam hati,,, "ya,,Alloh..", kupupus rasa kesal dan ingin marah itu dengan berwudhu dahulu sebelum ku lakukan actions berikutnya.. akhirnya selesai sudah semuanya, dengan sebuah kata akhir "mohon maaf dan terimakasih"... Alhamdulillah selesailah semuanya..:)

Teringat ketika ingin marah, salah satu hal yang bisa kita renungkan adalah dengan mengingat kembali nash-nash/dalil-dalil tentang pentingnya menahan marah,, kucoba membuka memoriku kembali,teringat anak-anak yang mengatakan "laa taghdob walakal jannah", "janganlah marah,pasti akan masuk syurga", aku jadi tersenyum sendiri,he,,Mungkin tidak ada salahnya jika kuulang hadits ini kembali dalam memoriku:

"Dari Abu Hurairah,Ra. bahwa ada seorang laki-laki berkata kepada Nabi SAW: "berilah wasiat kepadaku". Sabda Nabi SAW : "Janganlah engkau mudah marah". Maka diulanginya permintaaan itu beberapa kali. Sabda beliau: "Janganlah engkau mudah marah".

Bahkan Rosulullah pun memuji orang yang senantiasa menahan marahnya, sabda beliau: "Bukanlah dikatakan orang yang kuat karna dapat membanting lawannya, tetapi orang yang kuat ialah orang yang mampu mengendalikan hawa nafsunya diwaktu marah".

Alloh juga memuji kepada orang yang mampu mengendalikan nafsunya dan suka memberi maaf kepada orang lain, diriwayatkan dari Nabi SAW :"Barang siapa menahan marahnya, padahal ia sanggup untuk melampiaskannya, maka kelak Alloh akan memanggilnya pada hari kiamat dihadapan segala makhluk, sehingga ia diberi hak memilih bidadari yang disukainya.."
(wah..subhanalloh ya,, :) ada bidadara gak ya?he..)

Tersebut dalam hadits lain: "Marah itu dari syetan".

Oleh karena itu biasanya hal-hal yang tidak baiklah muncul pada saat kita marah, kebencian, dendam, pertengkaran, dan hal tercela lainnya. astagfirullah,, nach dikatakan pula dalam sebuah hadits bahwa: "sesungguhnya mengucapkan auu'dzubillahi minasy syaithon nirrojiim" dapat menghilangkan rasa marah".

Subhanalloh.. semoga dengan mengucapkan auu'dzubillahi minasy syaithon nirrojiim ini, kita semua bisa menghilangkan atau mengurangi rasa marah dalam diri dan hati kita, karna sesungguhnya syetan senantiasa memberikan kita support untuk senantiasa marah..

Pilih mana? jadi sahabat syetan atau dapat memilih bidadari syurga??? he...
Jangan sampai salah pilih... :)

Rabu, 07 Oktober 2009

SMS








Sebari nunggu kebukanya data di komputerku, kucoba mengetikkan apa yang sedang ada dipikiranku, tapi bingung juga mau nulis apa, ya..kucoba mengambil hikmah dari sebuah sms yang dikirimkan oleh seorang sepupu dirumah.. kira-kira seperti inilah isi dari smsnya:

"Assalamu'alaikum wr.wb. Subhanalloh...waktu gempa disekitar Tasikmalaya 15:04, gempa di Padang 17:16, gempa susulan 17:58, gempa di Jambi 8:52, coba lihat Al Quran, setiap angka menunjukan surat dan ayat yang menerangkan bahwa kiamat sudah dekat, marilah kita bersama-sama untuk bertaubat dan lebih mendekatkan diri kepada Alloh SWT. Syukran".

Kita baca bersama ya, apa terjemahan dari ayat-ayat yang tadi:

Qs.15:04
"Dan kami tidak membinasakan suatu negeripun, melainkan ada baginya ketentuan masa yang telah ditetapkan".

Qs.17:16
"Dan jika kami hendak membinasakan suatu negeri, maka kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya menaati Alloh),tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya".

Qs.17:58
Tidak ada suatu negeripun (yang durhaka penduduknya), melainkan kami membinasakan sebelum hari kiamat atau kami azab penduduknya dengan azab yang sangat keras, yang demikian itu telah tertulis di dalam kitab (Lauh Mahfuzh)".

Qs.8:52
Keadaan mereka serupa dengan Fir'aun dan pengikut-pengikutnya serta orang-orang yang sebelumnya, Mereka mengingkari ayat-ayat Alloh, maka Alloh menyiksa mereka disebabkan dosa-dosanya, Sesungguhnya Alloh maha kuat lagi amat keras siksaanNya".

Terlepas dari kapan-kapannya kiamat terjadi, ada hal yang harus kita renungkan bersama, ya,,mungkin selama ini kita jarang sekali mengkaji, atau membaca, mentafsirkan, bahkan mengamalkan ayat-ayat Al Quran, sehingga Alloh mengingatkan kita dengan cara dan bentuk yang lain, namun kita upayakan untuk senantiasa berhusnudzan kepada Alloh, kita yakini bahwa inilah salah satu bentuk kasih sayang Alloh kepada kita, dan salah satu dengan cara menegur, Alloh mengungkapkan betapa sayangnya Ia kepada kita, Alloh sedang menempa kita, jangan sampai benturan ini menjadikan kita jatuh dan semakin jatuh, namun jadikan tempaan ini sebagai sarana untuk menaikkan tangga-tangga kemulian diri kita, taqwa membutuhkan kesabaran, dan sabar akan hadir dengan adanya ujian dan tempaan..

Saudaraku,, mari kita perbaiki apa-apa yang sudah terjadi..yakinlah..bersama kita bisa (he,,slogan SBY-Kalla dong..), semua ada hikmahnya..jangan berputus asa, Alloh senantiasa bersama kita, menolong,membantu dan menyayangi kita..jangan pernah berhenti berharap, karna harapan itu masih ada...

Ada sebuah ayat yang selalu saya ingat-ingat, ketika kelemahan dan kesedihan itu datang.. yang artinya "Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi derajatnya, jika kamu orang-orang yang beriman". Qs.3:139.

SO, J A N G A N M E N Y E R A H ... :)

Selasa, 06 Oktober 2009

Belum TELAT atau TERLAMBAT,,,








"Ampunkanlah aku..trimalah taubatku,,, sesungguhnya engkau.. sang maha pengampun dosa.." seperti lirik lagu opick tersebut, yakinlah bahwa dosa dan kesalahan kita akan senantiasa Alloh ampuni, selama kita mau bertaubat dan memperbaiki diri, juga terus memperbaharui taubat itu sendiri, yang selalu diiringi oleh amalan-amalan kebaikan..

Manusia adalah tempatnya salah dan lupa, namun bukan pula tempatnya salah selamanya,seperti halnya syaithan, dan bukan pula tempatnya taat selamanya seperti halnya malaikat, manusia diberikan potensi,akal,ruh,jasad,dan nafsu, (baik itu nafsu yang baik atau nafsu yang kurang baik).. Semuanya adalah karunia dari Alloh yang harus kita syukuri dan kita gunakan sebaik-baiknya...

Jujur kadang saya kurang setuju jika seseorang yang melalukan kejahatan atau lebih tepatnya kesalahan, lalu kita menjauhinya bahkan mungkin saja mendiamkannya, ya,,itu mungkin juga bisa lakukan, setelah diukur-ukur atau ditimbang-timbang kesalahannya, dan bisa jadi itulah bentuk kasih sayang kita, namun kalau saya pribadi lebih suka memakai options yang ini, kita rangkul ia, ingatkan ia, raih kembali hatinya,tuntun kembali ia kejalan yang lebih baik, agar ia bisa kembali kembali di jalan yang baik dan benar, karna bisa jadi saudara kita yang melakukan kesalahan itu gak ngeh dengan apa yang ia lakukan,,,

Saya yakin, diluar sana banyak orang yang putus asa, merasa Alloh akan menghukumnya, dan pintu-pintu taubatnya telah ditutup, padahal sudah sepatutnya kita ingatkan semua bahwa taubat itu belum TELAT atau TERLAMBAT selama nyawa kita masih ada..Alloh maha pengampun terhadap hamba-hambaNya yang mau bertaubat..sudah saatnya kita berhusnudzan kepada Alloh akan cinta dan kasih sayangNya...

Coba kita perhatikan, Ungkapan kasih sayang Alloh dalam:

Qs. Annisa : 26
"Alloh hendak menerangkan hukum (syariatNya) kepadamu dan menunjukimu kepada jalan orang-orang yang sebelum kamu (para nabi dan shalihin) dan hendak menerima taubatmu, Dan Alloh maha mengetahui lagi maha bijaksana"

Qs. Annisa : 27
"Dan Alloh hendak menerima taubatmu, sedang orang-orang yang mengikuti hawa nafsunya bermaksud supaya kamu berpaling sejauh-jauhnya (dari kebenaran)"

Lalu, bagaimanakah kita awali taubat kita:
1. Hentikan segera kesalahan/ketidakbaikan yang kita lakukan itu
2. Sesali dan mulai perbaiki
3. Bersungguh-sungguh untuk tidak mengulanginya
4. Iringi dengan amal shaleh/amalan-amalan yang baik..

Dalam sebuah hadits qudsi dikatakan:"bila selangkah kita menuju Alloh, maka seribu langkah Alloh datang kepada kita"..
Jadi, tunggu apa lagi.. Alloh senantiasa menunggu kita kembali pada jalan-jalanNya, ia selalu menerima kita apa adaNya, dan satu lagi ia tidak tak pernah menolak hambaNya,,, :)






Kamis, 01 Oktober 2009

Memaknai Sebuah Kesulitan..







Berawal dari Qs.Al Ankabut ayat 2, yang berarti, "apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi??
Ya..semoga ujian-ujian yang Alloh ujikan kepada kita semua menjadi ladang kebaikan untuk kita semua, dan apapun yang Alloh tegurkan mudah-mudahan menjadi pengikis dosa-dosa kita, amin..

Untuk semua saudara-saudari kita di Padang,Garut,Tasikmalaya,dan daerah lain, semoga Alloh berikan kekuatan,kesabaran,keteguhan,ketegaran,dan kemudahan dalam menghadapi semua karunia dan kasih sayang Alloh ini melalui ujian-ujianNya,, ini memang sulit..tapi ana yakin antuna semua bisa melewati semua ini..

Ya..ada beberapa sikap yang harus kita miliki, manakala kita dalam sebuah kesulitan,mudah-mudahan beberapa point ini bisa mengingatkanku disaat aku lupa,,disaat memang dalam kesulitan dan aku bisa membacanya kembali, inilah sikap-sikap yang harus kita miliki ketika kita menghadapi kesulitan:

1.Ikhlas/ridho/rela/lapang dada
2.Sabar
3.Syukur
4.Bertawakal
5.Berhusnudzan/berbaik sangka

Terus apa makna dibalik sebuah kesulitan??? Kita kaji bersama ya,,
Jadikan kesulitan itu sebagai :
1.Penebus dosa setiap mukmin
2.Penyaring mutu/kualitas diri kita
3.Salah satu Siklus (perputaran) dalam kehidupa
4.Isyarat KEMENANGAN
5.Sebuah harga SURGA..

Sungguh luar biasa bukan makna dibalik sebuah kesulitan, jadi apakah hal ini membuat kita marah kepadaNya??? Ternyata begitu besarnya,agungnya..KASIH SAYANG dan CINTA ALLOH SWT kepada Hamba-hambaNya..kadang kita saja yang belum begitu mengerti atas segala hal yang kita hadapi..

SUDAH SAATNYA KITA PERBAIKI.. :)

Senin, 28 September 2009

3M Agar Kau Mengenalnya...

Diawali dari sebuah ayat dalam Al Quran, bahwa setiap manusia diciptakan berbangsa-bangsa dan bersuku-suku untuk saling mengenal.. ya.. tak kenal maka ta'aruf..(berkenalan), ya tak salah pula seperti kata sebuah lagu tak kenal maka tak sayang..tak sayang makanya tak?? ya..tak akan disayangi.. he,,he... Seperti dalam sebuah hadits pendek yang selalu diingat oleh anak-anak TPA, Man laa yarham laa yurham (siapa yang tidak sayang, maka tidak akan di sayangi),,ya,,betapa indah sekali jika diantara kita semua hadir jiwa-jiwa dan hati-hati yang penyayang...tidak akan ada dendam dan kawan-kawannya mungkin..

Ya..rasa kasih sayang yang dalam bisa berawal dari bagaimana kita mengenalnya, dan ada tiga hal dari sekian banyak cara bagaimana kita bisa mengenalnya lebih dekat, sehingga kita bisa mengerti,memahami, bahkan mungkin peduli padanya.. ya..seperti kata Sherina “lihat 'sgalanya lebih.. dekat...”, ameh jentre..kalau kata orang sunda mah..he...

Lalu bagaimanakah agar kita bisa mengenalnya lebih dekat, yuks kita simak sejenak.. :)

M Pertama
Melakukan perjalanan bersamanya... (Masthuroh,,kalau gak salah ya,,)
Dengan melakukan perjalanan/keluar bersamanya kita akan tau, bagaimana karakternya, biasanya karakter aslinya muncul, akan kita temukan sosok-sosok yang mungkin tak pernah kita duga sebelumnya, ada yang sabar..yang tergesa-gesa, bahkan tak jarang muncullah jiwa marah-marahnya..he,,

M Kedua
Menginap di rumahnya... (Mabit kerennya mah,,ya..bermalam githu..)
Dengan bermalam dirumahnya, kita akan tau bagaimana kebiasaan-kebiasaan yang ia lakukan, mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi, bagaimana ia makan,bagaimana ia qiyamullail/shalat tahajud, bahkan bagaimana ia menyapa tetangganya..bahkan dulu, ada seorang sahabat yang ingin tau ketika seorang sahabat ini dijanjikan masuk syurga, akhirnya ia putuskan untuk mabit di rumahnya selama 3 hari, ketika ia bangun sahabat yang menginappun bangun, semua yang dilakukan sahabatnya ia ikuti, tapi setelah hampir 3 hari kok ia belum tau amalan luar biasa apa yang mampu mengantarkan sahabat itu ke syurga, toh tilawahnya sama, qiyamullailnya sama, shaumnya sama..ter..nya..ta.. ada yang istimewa dari sahabat tersebut... ia selalu memaafkan orang-orang disekelilingnya, menghapus rasa dendam dari hatinya ketika ia menjelang tidurnya,,subhanalloh...dengan mabit ia jadi mengetahuinya..

M Ketiga
Melakukan transaksi dengannya.. (Ciee..transaksi,,lebih tepatnya melakukan Mu'amalah)
Ya,,dengan melakukan jual beli, kita akan tau ni orang licik kah, pengen menang or untung sendiri kah, atau penuh dengan keitsaran kah??? maksudnya lebih mendahulukan kepentingan orang lain, dari pada kepentingan pribadinya...cie...saluth lah jika ada,,

Ya,,mudah-mudahan kita semua bisa mengenal dan menyayangi saudara-saudara kita dengan ikhlas dan hanya semata-mata mengharapkan keridhoan Alloh SWT,, (bukan keRidho an Rhoma..)he,,karna hati yang teguh adalah hati yang dengan sungguh-sungguh sanggup memberi apapun tanpa berharap menerima apapun.. Jadi mulai dari M yang mana,kamu akan mengenalinya??? :)

Wallahua'lam bis shawab....

Jumat, 11 September 2009

Possesif..

Aduh,,berat bangets ni judul, tapi mau apa lagi, bingung nyari judul yang pas, tadi sempat baca-baca artikel tentang hal ini, ya..namanya juga ilmu apapun itu perlu dicari, kan "tholabul i'lmi fariidhotun a'laa kulli muslimin wal muslimatin" (mencari ilmu itu wajid bagi muslim laki-laki dan muslim peremupuan). Sebenarnya, akupun tak begitu tau tentang hal ini namun ini termotivasi oleh seorang perempuan yang curhat padaku.

Senja itu, hampir 30menit kurang lebih, seorang wanita muda itu datang padaku, wajahnya nampak merah, bingung suasana hatinya seperti tidak tenang..dia menghampiriku; "neng..nuju naon",sapanya padaku, kujawab; "ya..diem aja teteh,liatin langit sebari santai bentar..", "boleh gak teteh curhat", sambungnya, kujawab;"mangga,teh..tapi punten ya jika cuma dengerin,khawatirnya gak bisa ngasih saran,ide,solusi apalagi dana",,he..jawabku, "eh si neng mah bisa aja,," (diapun tersenyum dan memulai ceritanya"..

"Neng..kata suami teteh, teteh possesif cenah,,menurut neng teteh gimana?? ada saran gak?"
"Dreng..." (aku terdiam beberapa saat, jujur bingung mau berkata or bicara apa, nampaknya aku belum begitu paham tentang masalah ini"...
"Neng..kok diem aja,kan teteh makin bingung kalau neng diem"
"Aduh teh,puguh saya juga bingung, sering sich dengar kata possesif, tapi gak tau apaan itu teh"
"Hehe.,,"(dia tertawa), "ah sineng kumaha"
"Besok aja ya teh..nyari-nyari dulu"; jawabku..
"Ok dech,besok teteh ka rumahnya!!"
"Iya..mangga,,kedatanganmu kutunggu..he.."
"Dasar Ridhoisasi.."katanya..

Percakapan kamipun berlalu,,

Semalaman aku berpikir, apa sich sebenarnya possesif itu, yang terbayang olehku saat itu adalah sebuah lagu dari naif yang berjudul possesif,kira-kira begini liriknya "bilaku mati,,kau juga mati,,meski tak ada cinta sehidup semati"..(hemm,,ko ane masih inget ya!! astagfirullah). Alhamdulillah akhirnya, aku bertemu dengan mbaku yang kebetulan seorang psikolog, ku tanyakanlah hal itu,"mba possesif itu apa sich", "mba ku bertanya, kokk tanya hal ini", jawabku,"ya..pengen tau atuh", akhirnya mbaku menjawab, "ya..semacam rasa kayak takut kehilangan yang berlebihan atau merasa memiliki berlebihan githu..", "oh..gitu ya,,",percakapan kamipun berakhir..

Kucoba tuliskan beberapa resep yang mungkin bisa dijadikan pengurang dari dosis possesif,
1. Satu sendok teh kepercayaan,ya,,coba tanamkan rasa percaya kepada seseorang, yang mungkin dekat dengan anda)
2. Satu sendok makan Husnudzan (ya..penting banget menanamkan sikap berfikir positif,dan itupun harus dibantu oleh hati yang berpositif juga, cobalah cari 1000 minimal 100 minimal banget 10 alasan untuk kita bershuudzan/berpransangka buruk terhadapa orang lain)
3. Satu ons kurangin sifat egois (nach,..disini penting karna kita diharapkan untuk tidak mudah memvonis orang lain, gunakanlah azas praduga tak bersalah (ciee..), ya..bisa jadi kita benar,namun bisa jadi pula orang lain tidak salah..so jangan terburu-buru mengambil kesimpulan):)
4. Satu gram, meyakini sepenuh hati bahwa "hadza min fadlii robbii.."(githu ya..mohon dikoreksi jika salah,ane lupa), ya,,meyakini bahwa segala sesuatu adalah milik Alloh,,dan kita bukanlah pemilik yang hakiki, kita hanya diamanahi sebagai seseorang yang dititipi, yang kapan saja hal yang dititipi itu bisa diambil oleh pemiliknya yang benar-benar pemiliknya..
5. Satu Kilo,tanamkan sifat Muroqobatulloh dalam diri kita, Merasa selalu diawasi dan dilihat oleh Alloh, sebagai makhluk manusia biasa pasti kita tak pernah luput dari yang namanya salah,so jangan riweuh2 mikirin orang lain diluar sana, yang jelas bagaimana kita berusaha memperbaiki dan memperbaiki diri kita, yakinlah bahwa sebesar biji zarrah pun kebaikan pasti ada balasannya, begitupun sebaliknya..

Nach..baru itu resep buat si teteh, coz belum kepikiran lagi ditambahin apa, ntar dipikirin lagi dech,,yang jelas tak seperti kata-kata dalam lagu,"kau begitu sempurna...", saya yakin tak ada yang sempurna didunia ini, bahkan tak ada yang abadi..(seperti kata peterpan, hehe,,,astagfirullah lagu-lagu itu masih bisa kuingat..ampuni aku ya robb..)

Kamis, 03 September 2009

2 SISI MATA UANG

Bagai ibarat 2 sisi mata uang yang tak bisa dipisahkan, bak soulmate sejati yang selalu beriringan, yakni si sabar dan si syukur,, 2kata yang kerap mudah untuk diucapkan, namun terasa sulit bila dilaksanakan, apa lagi ketika kita ingin melaksanakannya dalam posisi yang kurang pas, yang terjadi hanya mengeluh,,merasa kesal, ingin menangis, atau bisa jadi marah-marah, namun tidak ada ruginya jika 2hal yang rada n memang sulit ini kita coba,coba,coba,dan coba, "silahkan anda coba lagi,, insyaalloh beruntung"he,,

Sebagai manusia biasa (bukan dewa tentunya, he..) kita senantiasa menghadapi apa yang namanya ujian,cobaan,hinaan bahkan pujian, mulai dari hal yang terbaik hingga hal yang terburuk, nach salah satu sikap-sikap terbaik yang harus kita miliki adalah sabar dan syukur, bersabar dan bersyukur dalam setiap keadaan,,

Bahkan sabar itu sendiri,ada beberapa macam, misalnya:
1. Sabar dalam menghadapi kehidupan, ex.kekacauan,kemiskinan,kelaparan dll
2. Sabar dalam menghadapi nafsu, ex.ingin marah-marah,he..
3. Sabar dalam beramal Sholeh ex.shalat juga perlu sabar,, :)
4. Sabar dalam menyampaikan kebenaran/keburukan (amar ma'ruf nahi munkar)
5. Sabar dalam menghadapi karakter orang (duh...kumahanya..???)

Bahkan ada 3 jenis sabar:
1. Sabar dalam menghadapi Ujian/Musibah
2. Sabar dalam ketaatan
3. Sabar dalam menjauhi larangan,,

Saking hezze (sulit)nya sabar, Alloh sampai menyebutkan beberapa kali tentang sabar itu sendiri, seperti dalam:

Qs.Al Baqarah ayat 45
Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu,Dan sesungguhnya yang demikian itu sangat berat kecuali bagi orang-orang yang kusyu'

Qs.Al Baqarah ayat 153
Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu, Sesungguhnya Alloh beserta orang-orang yang Sabar...

Qs.Al Baqarah ayat 155
Dan sungguh akan kami berikan kepadamu, dengan sedikit ketakutan,kelaparan,kekurangan harta,jiwa dan buah-buahan, Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar,,

dan ayat-ayat yang lain,,ternyata sungguh luar biasa sabar itu,,,"Fashobrun Jamiil"..

Ya Alloh..Pemilik Sabar,,
Ajari kami sabar dalam lapar
Ajari kami sabar ketika jiwa tak tegar
Ajari kami sabar manakala hati tak bergetar,,

Amin ya robbal a'alamin..

Ramadhan kan syahru shabr,, hayu atuh urang sami-sami diajar naon anu namina sabar teh,, simkuring ge teu acan tiasa, mung nembe tur bade diajar wae,, :)

Upss..lupa,, anak-anak di pengajian Nurul Iman mah belajar hadits yang pendek tentang sabar teh gini: "MAN SHOBARO DLOFARO", 'SIAPA YANG SABAR PASTI MENANG",, Setuju tidak?he...

dilajeung engkin deuinya, perkawis Syukur na mah, kumargi tos nyangkolong kana waktos, simkuring permios,, hapunten bilihna aya anu teu sapagodos,,he,,

Rabu, 15 Juli 2009

Belajar dari cangkir...

CANGKIR YANG CANTIK

Sepasang kakek dan nenek pergi belanja kesebuah toko souvenir (ehm,,) untuk mencari hadiah ,untuk cucu mereka, kemudian mata mereka tertuju kepada sebuah cangkir yang cantik. “lihat cangkir itu,” kata si nenek kepada suaminya.”kau benar,itu cangkir tercantik yang pernah aku lihat”, ujar si kakek.
Saat mereka mendekati cangkir itu,tiba-tiba cangkir yang dimaksud berbicara :
“Terimakasih untuk perhatiannya, perlu diketahui bahwa aku dulunya tidak cantik. Sebelum menjadi cangkir yang di kagumi, aku hanyalah seonggok tanah liat yang tidak berguna, namun suatu hari ada seorang pengrajin dengan tangan kotor melempar aku ke sebuah roda berputar.
Kemudian ia mulai memutar-mutar hingga aku merasa pusing, Stop!Stop! aku berteriak, tetapi orang itu berkata, “Belum” lalu ia mulai menyodok dan meninjuku berulang-ulang. Stop!Sop! Teriakku lagi. Tapi orang ini masih saja meninjuku,tanpa menghiraukan teriakanku. Bahkan lebih buruk lagi ia memasukan aku ke dalam perapian, Panas..Panass!!! teriakku lagi, tapi orang ini berkata, “Belum”.
Akhirnya, ia mengangkat aku dari perapian itu dan membiarkan aku sampai dingin. Aku berpikir,,ah,,selesailah penderitaanku,Tapi ternyata,,ohh,,”belumm”. Setelah dingin aku diberikan kepada seorang wanita muda dan ia mulai mewarnai aku, asapnya begitu memualkan, sebal rasanya,, Stop,,Stop!!! Aku berteriak.
Wanita itu berkata,”belum”,! Lalu ia memberikan aku kepada seorang pria dan ia memasukan aku lagi ke perapian yang lebih panas dari sebelumnya, Tolooonnnggg,,,!! Hentikan penyiksaan ini! Sambil menangis aku berteriak sekuat-kuatnya. Tapi orang itu tidak peduli dengan teriakanku. Ia terus membakarku,,,dan setelah puas “menyiksaku”, aku dibiarkan dingin.
Setelah benar-benar dingin, seorang wanita cantik mengangkatku dan menempatkan aku dekat kaca, aku melihat diriku,,aku terkejut sekali, aku hampir tidak percaya karena dihadapanku berdiri sebuah cangkir yang begitu cantik, dalam hati aku berkata,,wahhh aku cantik sekali,,(ehm,,kade gr), rasanya semua kesakitanku dan penderitaan yang aku lalui menjadi sirna tatkala kulihat diriku.
Subhanallah, ya bisa jadi seperti itulah Alloh SWT membentuk kita, pada saat Alloh membentuk kita tidaklah menyenangkan,sakit,penuh penderitaan, dan banyak air mata,,,tetapi itulah cara Alloh mengubah kita, agar menjadi cantik dan memancarkan kemulyaan-Nya.
Maka, anggaplah sebagai kebahagiaan apabila kita jatuh ke dalam berbagai cobaan, sebab kita tau bahwa ujian menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang supaya ia menjadi sempurna,utuh,dan tak kekurangan suatu apapun.
Apabila kita sedang menghadapi ujian hidup, janganlah berkecil hati karena Alloh SWT sedang membentuk kita. Bentukan-bentukan itu memang menyakitkan, tetapi setelah semua proses itu selasai, kita akan melihat betapa cantiknya Alloh membentuk kita. Wallahua’lam bisshawab,,,

Sabtu, 23 Mei 2009

Panjang Angan-Angan

Anda ingin lulus kuliah?
Punya kerja yang Ok?
Anda ingin Menikah ?
Punya anak-anak yang lucu dan menggemaskan?
Keluarga yang harmonis?
Ingin kaya raya kah?
Punya mobil dan rumah mewah?
Atau Ingin keliling Dunia?

wah,,,mungkin itulah beberapa angan yang ada pada diri kita, dari sekian banyaknya angan-angan dalam hidup ini. lalu boleh kah kita berangan-angan? nanti dulu,,kita lihat dulu all about panjang angan-angan!!! yuks,,mari,,,

Panjang angan-angan, apa sich? aku juga bingung, apa ya? panjang angan-angan, sama dengan angan-angan panjang (he,,he,,), trus apa bedanya dengan cita-cita? wah makin bingun aja nich,,terserahlah apa itu panjang angan-angan, yang jelas kalau cita-cita biasanya disertai azzam yang kuat dan ikhtiar yang berusaha semaksimal mungkin, tapi kalau angan-angan just angan saja ya,,tanpa berusaha untuk mewujudkannya, nach dari pada angan-angan menjadi celah syetan masuk dalam kehidupan kita, mendingan banyak-banyak berdoa dan berusaha mewujudkan angan itu dengan usaha/ikhtiar yang baik, hingga bukan hanya sebuah angan dan lamunan semata,,,

Dalam sebuah hadits dari Anas Bin Malik dari Rosulullah SAW, bersabda yang intinya begini: "yang tidak pernah rusak atau tua itu kecuali RAKUS dan Panjang Angan-Angan"
wah,,ternyata,,sebegitunya,, Lalu apa sich yang membuat Panjang Angan-Angan itu?

1.Keringnya hati dalam mengingat Alloh (kurang zikir)
2.Kurangnya bersyukur (padahal sudah Alloh infokan di Qs.Ibrahim:7)
3.Cinta Dunia (padahal bisa melupakan akhirat dan menurutkan hawa nafsu :| kasian,,)
4.Kekaguman terhadap sesuatu karena Kekayaannya,,

Lalu Apa akibat dari Panjang Angan-angan?
1.Malas berbuat taat, kata anak tpa "alkasalu daa'un= malas itu penyakit"
2.Banyak keriauan dunia
3.Rakus dalam mengumpulkan harta
4.Keras hatinya,,(hati2 biasanya sulit menerima kebenaran,,takut,,,)

Terus gimana atuh,,lebih baik gak punya angan-angan aja, atau just pasrah sumerah weh,,eit,,bukan begitu, kita masih boleh berangan-angan ko,, justru aneh ketika tidak punya angan-angan, angan-angan itu boleh selama segala sesuatunya dikaitkan dengan Alloh SWT, contoh: dari dulu aku punya angan-angan ingin menjadi seseorang yang kaya misalnya, jika aku kaya aku akan membuat yayasan yatim piatu yang terbaik dech se-Subang he,,tapi dengan penuh ikhtiar tentunya,,panginten kitu kinten-kinten, he,,

Terus apa angan-angan anda sekarang? dan bagaimana mewujudkannya??

:)wallahua'lam bisshawab,,,

Rabu, 13 Mei 2009

" Jangan Marah,,ya,, :)"

Bismillahirrahmanirrahim,,,

"Janganlah marah, maka bagimu Syurga"
Subhanallah,,begitu pentingnya kita untuk senantiasa menahan marah, nach berikut ini ada beberapa tips yang mungkin bisa kita lakukan ketika kemarahan menguasai diri kita, kita mulai ya:
1.Merenungkan nash-nash (dalil-dalil) tentang untuk tidak marah
2.Menyadari bahwa kekuasaan Alloh SWT atas diri kita jauh lebih besar daripada kekuasaan diri kita atas orang yang membuat kita marah
3.Mengingat akibat-akibat dari kemarahan yang kita lampiaskan
4.Merenungkan bahwa betapa buruknya gambaran diri kita disaat marah (he,,)
5.Merenungkan bahwa sesungguhnya kita adalah orang-orang yang hina
6.Memohon kepada Alloh SWT agar menghilangkan kemarahan di hati kita
7.Jangan lupa untuk berwudlu (karna katanya; marah itu dari api dan api itu padam oleh air)
8.Jika kita sedang marah, ubahlah posisi diri kita. (asalnya berdiri,,maka duduklah<<) Nach itu hanya sebagian dari sekian banyak tips ketika marah menguasai diri kita, kalau berkenan boleh ditambahkan,, terimakasih, senyum :) t'nays