Tampilkan postingan dengan label bacaan_nays. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bacaan_nays. Tampilkan semua postingan

Selasa, 14 Februari 2012

Buku : Aku Punya Bayi

Buku kecil namun padat isi ini, adalah buku yang pertama saya baca. Manakala saya sudah dinyatakan positif hamil. Dua garis testpack warna pink terlihat jelas dan saya pun dinyatakan hamil. Dari bidan pun saya diberi Buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak), sebagai histori perjalanan kehamilan saya sampai nanti dede kecil tumbuh dan berkembang.

Saya masih ingat, tanggal 14 November 2010, suami menghadiahi buku kecil ini. Buku AKu Punya Bayi. Wah betapa girangnya saya saat itu. saat itu usia kehamilan saya 26 minggu. Berbagai pertanyaan-pertanyaan seperti: “Apa yang harus dipersiapkan? Apa yang harus dilakukan? Mengapa begini? Mengapa begitu?” mungkin akan muncul. akan diwajab dalam buku ini. Selaini itu didalam buku ini disediakan pula bisa menjawab berbagai permasalahan yang mungkin akan kita alami, mulai dari tanda pertama adanya kehidupan di rahim hingga berujung pada perjuangan melahirkannya; mitos-mitos yang sering berhubungan dengan kehamilan, bagaimana merawat kehamilan, bagaimana mengatasi permasalahan yang sering terjadi hingga bagaimana cara merawat sang buah hati.

Menurut saya buku ini sangat tepat, bagi kita yang baru merasakan kehamilan. atau bisapula menjadi review bagi yang sedang menjalani kehamilan ke dua dst, dibuku ini diceritan bagaimana kehamilan itu,mulai dari awal sampai akhir. dari minggu pertama sampai minggu-minggu menjelang lahir. Bagaimana kondisi ibu, bagaimana kondisi calon bayi, dan apa saja yang harus kita lakukan dalam menjalaninya. Hal apa saja yang harus dibawa dan dipersiapkan saat melahirkan,dll. Rasanya buku kecil ini lengkap. apalagi harganya cukup terjangkau. Saya sarankan coba dech baca buku ini. Insyaallah akan jadi tau banyak seputar masalah kehamilan. Recomended !!!

Judul Buku: Aku Punya Bayi
Penulis : Ummu Syifa Jauza
Harga : Rp. 24.000,-

Selasa, 27 April 2010

Bisikan dan Batu

Suatu ketika, ada seorang pengusaha muda dan kaya. Ia baru saja membeli mobil mewah, sebuah Jaguar yang mengkilap. Kini, sang pengusaha, sedang menikmati perjalanannya dengan mobil baru itu. Dengan kecepatan penuh, dipacunya kendaraan itu mengelilingi jalanan tetangga sekitar.

Di pinggir jalan, tampak beberapa anak yang sedang bermain sambil melempar sesuatu. Namun, karena berjalan terlalu kencang, tak terlalu diperhatikannya anak-anak itu. Tiba-tiba, dia melihat sesuatu yang melintas dari arah mobil-mobil yang di parkir di jalan. Tapi, bukan anak-anak itu yang tampak melintas. Aah..., ternyata, ada sebuah batu yang menimpa Jaguar itu. Sisi pintu mobil itupun koyak, tergores batu yang dilontarkan seseorang.

Cittt....ditekannya rem mobil kuat-kuat. Dengan geram, di mundurkannya mobil itu menuju tempat arah batu itu di lemparkan. Jaguar yang tergores, bukanlah perkara sepele. Apalagi, kecelakaan itu dilakukan oleh orang lain, begitu pikir sang pengusaha dalam hati. Amarahnya memuncak. Dia pun keluar mobil dengan tergesa-gesa. Di tariknya seorang anak yang paling dekat, dan di pojokkannya anak itu pada sebuah mobil yang diparkir.

"Apa yang telah kau lakukan!!! Lihat perbuatanmu pada mobil kesayanganku!!" Lihat goresan itu", teriaknya sambil menunjuk goresan di sisi pintu. "Kamu tentu paham, mobil baru semacam itu akan butuh banyak ongkos di bengkel kalau sampai tergores." Ujarnya lagi dengan geram, tampak ingin memukul anak itu.

Sang anak tampak ketakutan, dan berusaha meminta maaf. "Maaf Pak, Maaf. Saya benar-benar minta maaf. Sebab, saya tidak tahu lagi harus melakukan apa." Air mukanya tampak ngeri, dan tangannya bermohon ampun. "Maaf Pak, aku melemparkan batu itu, karena tak ada seorang pun yang mau berhenti...."

Dengan air mata yang mulai berjatuhan di pipi dan leher, anak tadi menunjuk ke suatu arah, di dekat mobil-mobil parkir tadi. "Itu disana ada kakakku. Dia tergelincir, dan terjatuh dari kursi roda. Aku tak kuat mengangkatnya, dia terlalu berat. Badannya tak mampu kupapah, dan sekarang dia sedang kesakitan.."

Kini, ia mulai terisak. Dipandanginya pengusaha tadi. Matanya berharap pada wajah yang mulai tercenung itu. "Maukah Bapak membantuku mengangkatnya ke kursi roda? Tolonglah, kakakku terluka, tapi dia terlalu berat untukku."

Tak mampu berkata-kata lagi, pengusaha muda itu terdiam. Kerongkongannya tercekat. Ia hanya mampu menelan ludah. Segera, di angkatnya anak yang cacat itu menuju kursi rodanya. Kemudian, diambilnya sapu tangan mahal miliknya, untuk mengusap luka di lutut anak itu. Memar dan tergores, sama seperti sisi pintu Jaguar kesayangannya.

Setelah beberapa saat, kedua anak itu pun berterima kasih, dan mengatakan bahwa mereka akan baik-baik saja. "Terima kasih, dan semoga Tuhan akan membalas perbuatanmu." Keduanya berjalan beriringan, meninggalkan pengusaha yang masih nanar menatap kepergian mereka. Matanya terus mengikuti langkah sang anak yang mendorong kursi roda itu, melintasi sisi jalan menuju rumah mereka.

Berbalik arah, pengusaha tadi berjalan sangat perlahan menuju Jaguar miliknya. Disusurinya jalan itu dengan lambat, sambil merenungkan kejadian yang baru saja di lewatinya. Kerusakan yang dialaminya bisa jadi bukanlah hal sepele. Namun, ia memilih untuk tak menghapus goresan itu. Ia memilih untuk membiarkan goresan itu, agar tetap mengingatkannya pada hikmah ini. Ia menginginkan agar pesan itu tetap nyata terlihat: "Janganlah melaju dalam hidupmu terlalu cepat, karena, seseorang akan melemparkan batu untuk menarik perhatianmu."

Saudariku, sama halnya dengan kendaraan, hidup kita akan selalu berputar, dan dipacu untuk tetap berjalan. Di setiap sisinya, hidup itu juga akan melintasi berbagai macam hal dan kenyataan. Namun, adakah kita memacu hidup kita dengan cepat, sehingga tak pernah ada waktu buat kita untuk menyelaraskannya untuk melihat sekitar?

Tuhan, akan selalu berbisik dalam jiwa, dan berkata lewat kalbu kita. Kadang, kita memang tak punya waktu untuk mendengar, menyimak, dan menyadari setiap ajaran-Nya. Kita kadang memang terlalu sibuk dengan bermacam urusan, memacu hidup dengan penuh nafsu, hingga terlupa pada banyak hal yang melintas.

Saudariku, kadang memang, ada yang akan "melemparkan batu" buat kita agar kita mau dan bisa berhenti sejenak. Semuanya terserah pada kita. Mendengar bisikan-bisikan dan kata-kata-Nya, atau menunggu ada yang melemparkan batu-batu itu buat kita. Wallahu'alam...

semoga cerita ini menjadi hikmah bagi kita semua, amin...
afwan sumbernya saya lupa jadi belum ditampilkan... :)

Kamis, 18 Maret 2010

Bagaimanakah Seorang Muslim Bepergian?

Terinspirasi dari beberapa pejalanan panjang yang mungkin kerap kita lalukan,rasanya apa yang saya baca di majalah ummi ini perlu saya tulis di memori blog ini, bagaimana sich seorang muslim bepergian itu?, bahkan memang benar sesuai yang Rosulullah Saw anjurkan, untuk mengenal seseorang lebih dalam kita dianjurkan untuk melakukan perjalanan bersamanya, bermalam, dan bermua'malah bersamanya. Nach, salah satunya dengan melakukan perjalanan yang panjang itulah kita bisa menemukan watak sahabat atau teman perjalanan kita, saat itu karakter atau sifat-sifat aslinya muncul, baik yang positif ataupun yang negatif,he,, jadi ingat dengan kepribadian saya sendiri yang sering diuji nungguin temen, dulu di Jalan cagak ampe 1 jam 45 menit, dulu di Subang ampe 2 jam, tak jarang saya sering kesel bin sebel,he,,,

Ya, terlepas dari semua itu, ada yang harus kita perhatikan ketika kita akan melalukan sebuah perjalanan, mungkin selama ini yang kita perhatikan cuma bekal dan bekal saja, itu sich tak kalah penting juga, tapi ternyata bukan hal itu saja yang harus kita perhatikan, ada hal yang lain yang harus kita lakukan, agar perjalanan kita lebih berkah, indah, dan bernilai ibadah yang subhanallah... Lalu apa yang harus saja yang harus kita lakukan itu, yuks kita hafal dan coba terapkan dalam kehidupan kita sehari-sehari, setuju? :)

1. Memulai dengan NIAT yang BAIK
Pernahkah kita perbaharui niat kita ketika akan melakukan sebuah perjalanan? wah rasanya tak mudah tapi insyaalloh tak sulit ko,he,, niat kita yang kadang cingcai itu harus senantiasa diperbaiki, baik diawal, ditengah, ataupun diakhir,karna setiap perbuatan itu tergantung dari niatnya, dalam hadits arbain pun hadits ini menduduki urutan number one,"innamal 'amalu binniat", setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan, niat beli es campur pasti dapet es campur dech,hehe.. niat terbaik itu bilamana lillah walirrosulih telah menjadi urutan yang wahid dalam hati-hati kita..

2.Melakukan shalat ISTIKHARAH dan BERMUSYAWAH
Ga kebayang kalau kita melakukan perjalanan tanpa bermusyawarah atau bertanya-tanya dulu tentang medan perjalanan yang akan kita lewati, bisa aja sasar,nyasab,bahkan parahnya tak sampai pada tujuan, Islam agama yang yang syamil mengatur kehidupan kita ini, telah mengajarkan kita pentingnya bermusyawarah dalam segala hal, seperti dalam al quran, seorang ibu dan bapak itu harus bermusyawarah ketika ingin menyapih anaknya, QS. al-Baqarah (2) : 233,itu mungkin salah satunya dari sekian banyak contoh2 bermusyawarah.

3.Menyediakan perbekalan yang cukup
Nach ini penting juga, gak kalah penting dech, jangan sampai kelaparan or kehaus ketika melakukan perjalanan, musim hujan bawa jaket or payung napa,intinya kita jangan sampai menyiksa diri ketika melakukan sebuah perjalanan...

4.Shalat Sunnah dan Berdoa sebelum berangkat..
Doa hendak bepergian sudah pada hafal bukan,he,,contoh: "Bismillah syahkhorolana... dst"

5.Mengambil RUKSHAH/KERINGANAN dalam agama
(Yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka jika di antara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fid-yah, (yaitu): Memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.
QS. al-Baqarah (2) : 184

Yang shaum bila lagi dalam perjalanan, sehingga ia tidak bisa melanjutkan shaumnya ia boleh berbuka, bahkan yang shalatpun ia boleh melalakukan Shalat jamak (menggabungkan 2 shalat dalam 1 waktu) atau mengqasar (meringkas rakaat Shalat yang tadinya 4 menjadi 2 rakaat), demikian Islam memberikan kemudahan kepada kita, untuk melaksanakan syariatNya apapun keadaannya, gak ada alasan buat kita untuk ngelezzz gak bisa melakukannya... :)

Kamis, 11 Februari 2010

Doa Lagi...

Sudahkah anda berdoa hari ini? ya,,menggantungkan semua kehendak kita pada pemilik dan penggenggam segalaNya,Alloh SWT..

Janji Alloh dalam Qs.Al Mukmin : 60, "Dan Tuhanmu berfirman, berdoalah kepada Ku niscaya akan Ku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah Ku akan masuk neraka jahannam dalam keadaan hina dina". Lalu bentuk-bentuk doa yang diterima Alloh SWT itu seperti apa, nach dalam buku yang belum saya kembalikan ke maktabah/perpustakaan, yang berjudul Rahasia Terkabulnya Doa, Karya Ust.Amir Muhammad Al Madari, berikutlah doa-doa yang senantiasa dikabulkan:

1. Doa seorang muslim kepada saudaranya yang jauh
abu darda ara, meriwayatkan bahwa rosulullah saw bersabda."tidaklah seorang muslim yang mendoakan saudaranya yang jauh kecuali Malaikat berkata, "untukmulah doa yang sama" (HR.Muslim).

2. Doa orang yang teraniaya
ketika Rosulullah saw mengutus Muadz ke Yaman beliau bersabda,"berhati-hatilah engkau dengan doa orang yang teraniaya karna antara doanya dan Alloh tidak ada penghalang", (Hr.Al Bukhari).

3. Doa orang tua kepada anaknya
4. Doa Musafir (Orang yang sedang dalam perjalanan)
abu hurairah ra meriwayatkan bahwa rosulullah saw bersabda, "ada tiga jenis doa yang pasti akan dikabulkan adalah, doa orang yang teraniaya, doa musafir dan doa orang tua kepada anaknya" Hr.At Tirmidzi

5. Doa orang yang berpuasa ketika berbuka, dan doa pemimpin yang adil serta doa orang yang teraniaya
abu hurairah ra meriwayatkan bahwa Rosulullah saw bersabda, 'ada tiga doa yang tidak akan ditolak, doa orang yang berpuasa hingga berbuka, doa pemimpin adil dan doa orang yang teraniaya, semua itu akan diangkat oleh Alloh keatas langit lalu membuka pintu langit dan alloh pun berfirman,"demi kemuliaanku aku akan tolong mereka dengan SEGERA" Hr.At tirmidzi

6. Doa Anak yang Shalih
riwayat abu huraihah ra, bahwa rosulullah Saw bersabda, "apabila manusia meninggal maka terputuslah seluruh amalnya kecuali tiga, shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak shalih yang mendoakan kedua orang tuanya." Hr.Muslim

7. Doa orang yang dalam kesulitan
Alloh SWT berfirman, "atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada Nya" (Qs. An Naml : 62)

8. Orang yang tidur dalam keadaan suci, bangun di keheningan malam dan berdoa kepada Alloh

9. Orang yang berdoa dengan Doa Nabi Yunus,("Laa ilaa ha illa anta subhanaka innii kuntu minad dzalimin..")

10.Doa orang yang bangun dari tidurnya
11.Doa anak yang berbuat baik kepada orang tuanya
12.Doa orang yang sedang melaksanakan umrah, haji dan berperang di jalan Alloh
13.Doa orang yang banyak mengingat Alloh
14.Doa orang yang Dicintai dan Diridhai Alloh

Jumat, 11 Desember 2009

Kewajiban Kita pada Cinta ke2 (Rosulullah)

ditengah-tengah hati yang tidak pararuguh, perasaan gak enak aja, maklum tanggal-tanggal ini tanggal dimana sms dikirim, tapi ya sudah lah,, saya tak mau ambil pusing, sudah banyak hal membuat saya pusing, jadi masalah hati mah tidak usah diambil pusing, dari pada pusing-pusing mendingan menulis aja, memang benar ternyata menulis itu bisa meringankan beban fikiran ya,,sedikitnya bisa mengurangi rasa setres,he,, (meski memang benar kata pak haji Rhoma, stres obatnya iman dan taqwa...)he,,

kemarin saya membaca sebuah buku, yang mungkin tidak asing lagi bagi sahabat semua, yakni buku yang ditulis oleh seorang ustad kita, Abdullah Gymnastiar yang kerap akrab disapa Aa Gym, Copy Paste Rosulullah itulah judulnya..

sebelum memori saya lupa, saya coba tuliskan di blog ini, siapa tau suatu saat saya bisa mengingatnya kembali disaat saya lupa dan disaat saya memerlukan materi ini, amin..banyak hal yang bisa kita dapatkan dari buku ini, seperti keutamaan Rosulullah, sifat Rosulullah, Keteladanan Rosulullah, Kewajiban Muslim terhadap Rosulullah, Seraut Wajah Rosulullah, Ibadahnya Rosulullah, Kehalusan budinya, Kehidupan sehari-harinya, Kepemimpinannya, dll. Namun yang paling saya ingat-ingat adalah kewajiban kita kepada Rosulullah, kadang mungkin diantara kita gak ngeh, musti n kudu ngapain ke Rosulullah teh..nach inilah yang akan coba saya tuliskan, Kewajiban kita kepada Rosullah SAW adalah sebagai berikut:

1.mengimaninya..
Kita wajib mengimaninya bahwa rosulullah itu (Muhammad bin Abdullah) adalah nabi dan rosul Alloh, utusan Alloh, seorang hamba yang menjadi Pilihan Alloh, dan satu-satunya teladan terbaik didunia ini. (seperti tertuang dalam QS.Al Ahzab : 21)

2.mencintainya..
Seperti dalam hadits dari Anas Bin Malik Ra, Rosullah SAW bersabda :" Tidaklah seorang beriman hingga ia menjadikan diriku sebagai yang paling ia cintai daripada orangtuanya, anaknya, dan seluruh manusia." (HR.Muttafaq a'laih). Rosulullah lah urutan kedua kita dalam hal mencintai, setelah kita mencintai Alloh,,

3.menghidupkan sunnahnya
Ya..banyak yang bisa kita lakukan, bahkan hal yang terkesan biasa aja padahal mah sunnahnya, seperti makan minum duduk, menggunakan tangan yang kanan, tersenyum dll. tapi satu hal yang harus kita ingat, bahwa dalam pengamalan sunnah itu, selain niat untuk menghidupkan sunnah juga harus dilandasi oleh ilmu dan niat yang ikhlas untuk mencari keridhaan Alloh SWT.
(bisa kita lihat QS.Yusuf : 108)

4.memperbanyak shalawat...
ini tertuang dalam QS.Al Ahzab : 35
saudariku..marilah kita bershalawat kepada Rosulullah tercinta, sesuai apa yang kita yakini, sebisa yang kita lakukan, sudah tidak saatnya lagi memper riweuh bagaimana kita bershalawat, kadang saya sedih (jadi curhat :)) ketika diantara kita rame dengan kata sayyidina tau tanpa/gak pakai sayyidina.. satu hal yang harus kita ingat bersama bahwa Rosul telah bersabda; "bahwa perbedaan diantara umatku adalah rahmat" bahkan dari perbedaan itu bisa melahirkan cinta dan kasih sayang..hemm,, (maksudnya?? tanpa maksud sich,he..), yang jelas bukan waktunya lagi kita memperhitungkan perbedaan-perbedaan ini, namun yang harus kita perhitungkan adalah sudah berapa kali kita bershalawat nabi dihari ini? setuju tidak?he..

ya,,,itulah kira-kira yang bisa saya tuangkan hari ini, seingatnya aja, apa yang masih ada dimemori saat ini, ditengah-tengah hati yang memang sedang kesel..tapi adzan asyar membuat saya luluh,,mengambil air wudhu,, dan keselpun jadi sebuah senyuman...

Jumat, 13 November 2009

Sayyidatina Saudah Binti Zam'ah..

Tadi pagi tiba-tiba sebuah sms muncul, bahwa saya dapat jatah kultum hari ini, aduh gubrak dech, belum sempat baca-baca, belum sempat nyari sumber bukunya apa, tapi bismillah aja dech, kultumnya tentang shiroh shohabiyyah, tadinya mau sahabat, atau putri Rosulullah SAW, secara githu dirumah ada buku "Fathimah beloved daughter",hibahan seorang sahabat perjuangan,he.. semoga limpahan pahala mengalir padanya,amin..tapi sebelum kesahabat or putrinya, mendingan istrinya dulu, Siti Khodijah perempuan Suci "At Thahirah", yang memiliki posisi yang amat penting di hati dan perjuangan Nabi, tidak akan ada habisnya jika membahas Ummahatul Mukminin yang satu ini. Begitu banyak taudalan yang patut kita teladani, berjuta kisah dech, Alhamdulillah sudah pernah dibahas, meski belum semuanya,kayaknya mah,jadi meureun, giliran saya menyampaikan istri Nabi yang lain, yakni Ummahatul Mukminin "SAUDAH BINTI ZAM'AH"

Nama : Saudah Binti Zam'ah
Nama lengkap : Saudah binti Zam'ah bin Qais bin Abdu Syam bin 'Abdud (dari suku Quraisy Al Amiriyah)
Nama Ibunya : Asy Syumusy binti Qais bin Zaid bin Amr (dari bani Najjar)
Nama Suami sebelum Rosul : Sakran bin Amr (saudara Suhail bin Amr Al Amiri)
Ciri-ciri : Cerdas dan berpostur tinggi besar
Kuniah : Muhajirah Janda Muhajir

Kisahnya : (ane singkat aja ya, afwan :) )

Dialah yang berhijrah bersama suaminya
Meninggalkan rumah dan harta mereka
Berlayar menyeberangi lautan,mereka rela..
Demi menyelamatkan Dinul Islam tercinta..
Siksaan dan tekanan mereka rasakan
Sudah terasa begitu hebat,karna keukeuh dalam pendirian;
Yakni penolakan terhadap kesesatan dan kemusyrikan...
Begitu hilang penderitaan
Di Negeri Habsy yang penuh pengasingan
Kini..harus ditinggalkan suami tersayang..
Iba seorang Rosul tuk meringankan beban
Dari janda tua yang penuh cobaan..
Hingga akhirnya menjadilah Ummahatul Mukminin..
Saudariku,,
Sebelumnya tak ada yang berani
Menyampaikan saran kepada Nabi
Tentang hal yang satu ini
Yakni agar nabi menikah kembali..
Datanglah Kaulah binti Hakim
Menanyakan dengan penuh hati-hati..
Hingga ada 2 hal yang pasti..
Dari perawan yakni Aisyah Binti Abu Bakar
Anak dari seorang sahabat Rosulullah yang paling dikasihi (Abu Bakar)
Dari janda yakni Saudah Binti Zam'ah
Seorang wanita yang beriman dan ikut berjuang bersama Nabi..
Akhirnya,,,
Menikahlah Nabi..
Dihari yang sama dengan wanita yang istimewa
Aisyah dan Saudah..
Setelah 3 tahun barulah Aisyah hidup bersama..
Banyak penduduk Mekkah merasa heran!!
Khadijah kini; Saudah yang menggantikan???
Padahal tidak demikian..
Tak siapapun mampu menggantikan
Kedudukan Khadijah dihati Nabi..
Nabi menikahi Saudah..
Karna kebaikan dan sifat kasih sayangnya..
Tapi Subhanalloh..
Saudah mampu menyesuaikan keadaan..
Mampu mengasuh dan merawat putri-putri Nabi..
Kelembutan dan tutur katanya,,
Mampu membuat Nabi terhibur,,
Nabipun enggan menceraikannya,
Karna Saudah amat tertekan dan bersedih..
"Biarkanlah aku tetap sebagai istri engkau..
Demi Alloh aku tidak akan banyak menuntut,
sebagaimana istri-istri engakau,,
Namun aku ingin dibangkitkan..
Sebagai istri engkau dihari kiamat kelak.."
Sungguh pesona kata-katanya..
Ia abdikan dirinya..
Untuk keridhaan suaminya..
Bahkan ia berikan jatah gilirannya,,
Kepada Aisyah..
Hingga turunlah ayat 128 dalam surat keempat..
Ia tinggal bersama suaminya sekaligus Nabinya,
Dengan penuh ketenangan,keridhaan,dan kesyukuran..
Ialah salah satu ibunda kaum mukmin
Dan salah satu istri Rosulullah di Syurga..
Ia wafat pada masa khalifah Ummar bin Khatab..
Dialah wanita yang patut ditiru,,
Perangainya yang penuh kelembutan dan kasihsayang..

Jujur.. singkat cerita shiroh ini saya buat terinspirasi dari sebuah buku yang kaya akan sastra,dalam menyingkap makna, yang sering saya baca, yakni Pesona 10 Sahabat, karya Ust Fahri..atasan saya sekaligus guru saya ditempat saya bekerja..saya pun ingin menulis seperti beliau..mencoba menuliskan sebuah Shiroh dalam bentuk pupuisian..hem..saya memang belum begitu pandai namun keinginan mencoba selalu ada..hem.. By the way, foto diujung sana nampak kurang cocok ya..Shiroh Shohabiyyah, tentang Ummahatul Mukminin yang tidak bisa digambarkan kok ada fotonya,,jujur sebenarnya ada pesan dakwah disana, sengaja saya tampilkan seorang ibu yang sedang merawatnya anaknya, yang terkena luka di Negeri perjuangan Palestina..itulah ceritanya,,saya..jujur belum bisa setegar itu,,Subhanalloh khan ibu-ibu Palestina itu..so, Save Palestine!!!

Sumber :
Judul Asli : Nisaaun Haular Rosul
Penulis : Mahmud Mahdi Al Istambuli & Musthafa Abu Nashr Asy Syilby
Judul terjemahan : Wanita Teladan
(Istri-istri, Putri-putri, Sahabat Wanita Utama Rosulullah)
Penerjemah : Ahmad Sarbaini S.Ag.Al Hafidz, Kosim S.Ag, Mukhlisin Ibnu Abdurrohim

Kamis, 12 November 2009

Bingung ngasi judul...

Saudariku, jangan mengkerut dulu, kok tehnays publish yang beginian, emang sudah saatnya githu? slow..jangan dulu tegang,he.. jawabanya adalah begini, suatu hari seorang sahabat yang akan menikah meminta saya untuk meminjam sebuah buku ke maktabah/perpustakaan yang temanya nikah-nikah githu, dan pada waktu dia mengembalikan bukunya, dia nitip lagi ke saya, berikutnya,,,diangkot ngetem banget, dari pada marah-marah saya baca buku aja, walaupun temanya rada berat,he,,tapi saya ambil ilmunya, lalu saya ketik point-point yang masih saya ingat, bisi keburu lupa..nach inilah yang sedikit saya baca di angkot saat itu...

ISTRI TELADAN

Ciri-cirinya:
1. Selalu tampil dengan dandanan rapi dan indah dihadapan suami.Selalu bersih,baik badan ,pakaian, rumah maupun lingkungan. istri yang tidak mengindahkan kebersihan menjauhkan suami dan mendorongnya ke pelukan wanita lain yang bersih.
2. Taat dan patuh kepada suami, tetapi bukan dalam bermaksiat kepada Alloh.
3. Memelihara sendiri anak-anaknya dan tidak diasuh oleh pelayan atau oleh tangan orang lain. Mendidik anak-anak dengan keimanan dan akhlak yang baik. Dia menyadari bahwa soal itu adalah bagian dari tugas dalam membangun masyarakat yang sejahtera.
4. Selalu rela dan puas dengan pemberian suami, baik sedikit maupun banyak dan tidak menuntut suami dengan hal-hal yang diluar kemampuannya.
5. Mengurusi rumah tangga dengan baik dan membelanjakan uang pada tempat yang benar, sasaran yang baik, dan hal-hal yang diperlukan saja. Memelihara pakaian, perabot, dan alat rumah tangga agar lebih awet. Hal yang demikian lebih meringankan beban suami dan lebih meningkatkan simpati serta menimbulkan penghargaaan dari suami terhadap diri sang istri.
6. Berakhlak baik dalam sikap, tindakan, dan tutur kata. Selalu tersenyum dalam menyambut suami dengan ucapan yang menyenangkan dan melegakan hati.
7. Mampu bergaul dengan keluarga suami dengan baik, terutama ibu mertua.
8. Menghormati cita rasa suami. Menyertai suami dalam nurani dan ternggang rasa. berhati-hati dalam melontarkan ucapan jangan sampai menyinggung dan melukai perasaan suami. Memberi kesan atau isyarat cinta kasih dan rasa bangga, meskipun basa-basi, demi memperkokoh kelestarian ikatan perkawinan.
9. Pandai bersyukur terhadap kebaikan suami. Hal ini dapat menimbulkan cinta suami dan mendorongya berbuat lebih banyak kebaikan.
10. Selalu menjaga kelemahlembutan dan kehalusan yang merupakan ciri kewanitaan dan kecantikan jiwa (jamalurruh). Kecantikan wajah dan keindahan tubuh akan berakhir tetapi kecantikan jiwa akan tetap abadi.

SUAMI TELADAN

1. Memiliki kelebihan dalam soal kebenaran dan kejujuran sejak akan meminang.
2. Senang bersenda gurau, ramah-tamah terhadap istri, memberi istri hak untuk hiburan, kesenangan yang wajwar, rekreasi dan obrolan malam, pergi bersama untuk berziarah atau menghadiri pesta (resepsi) yang tidak bertentangan dengan ajaran Islam, dan menghadiri pengajian bersama.
3. Tidak terlalu cemburu, sabar tidak banyak mengoreksi dan mencari-cari kesalahan dan kekurangan istri. Jujur,terbuka,dan tidak suka menggunakan ancaman cerai, dan selalu bertanggung jawab.
4. Kepada istri selalu berbicara dengan sopan,lembut dan beradab.
5. Memberi nafkah kepada keluarga dengan keseimbangan, tidak boros,dan kikir.
6. Selalu tampil indah dan berdandan baik, Apa ayang terlihat oleh istri dari suami adalah yang baik dan harum. Kebersihan suami bukan hanya yang tampak, tetapi juga yang tertutup.
7. Menyimpan rahasiah keluarga dan rahasia rumah tangga yang dapat menjadi buah bibir dan bahan cerita dalam masyarakat.
8. Memelihara penampilan yang berwibawa. Tidak berlebih-lebihan dalam bentuk nafsu dan sifat kejantanan, atau sangat lunak dan lemah sehinggga meruntuhkan kewibawaan. Alloh SWT mengutuk laki-laki yang menyerupai (meniru-niru) perempuan.
9. Mencintai, menyayangi menghormati menghargai dan memuliakan keluraga istri.
10. Memelihara keimanan dan amalan ibadah diri dan seluruh keluarga.

Nach itu aja yang saya ingat dan saya baca, selebihnya saya gak baca lagi, karna banyak alasan tentunya pertama sudah gak diangkot, kedua saya belum siap baca,,,khawatir bla bla bla...hehe..tadinya saya mau tambahkan agar lebih teladan suami tidak berpoligami dulu selama istri pertama masih ada dan masih mampu memberikan yang terbaiknya,hehe..tapi itu tidak ada dalam buku,,hehe,,,

Semoga bermanfaat bagi antuna semua,,,

Sumber :
Tuntunan Pernikahan dan Perkawinan
Abdul Aziz Salim Basyarahil
Gema Insani

Minggu, 01 November 2009

Fiqih Politik Perempuan

Fiqih Politik Perempuan
Penerbit : Era Intermedia
Penulis : Cahyadi Takariawan
Jumlah Halaman : 196 hlm.
Ukuran : 12 x 19,5 cm

Resensi :
Pemahaman yang reduktif terhadap ajaran Islam--di antaranya--telah menye-babkan kaum perempuan “merasa haram” untuk memasuki wilayah publik. Kondisi itu diperparah oleh struktur budaya ma-syarakat yang cenderung menganggap ka-um perempuan sebagai “inferior class”.

Lebih parah lagi, istilah “politik” juga telah direduksi sedemikian rupa, sehinga sesuatu yang sebenarnya sangat mulia dan menjadi lahan untuk berperan bagi kaum laki-laki dan perempuan (politik) dalam mewujudkan sebuah peradaban yang agung dan kemaslahatan bagi umat manu-sia, menjadi kotor dan spesifik bagi kaum Adam. Bagaimana pandangan Islam tentang politik? Apakah makna sejati dari politik?

Bagaimana peran kaum perempuan di sek-tor ini dalam perjalanan sejarah Islam? Bo-lehkah kaum perempuan terjun dunia pu-blik atau politik? Apa pula rambu-rambu-nya? Cahyadi Takariawan, seorang Aktivis Dakwah Kampus, yang sangat peduli ter-hadap keterlibatan kaum perempuan na-mun tetap dalam norma-norma yang jelas dan jernih, mengupas masalah ini. Dengan analisa yang tajam, berani, dan argumen-tatif, serta dengan pemaparan yang menga-lir, buku “Fikih Politik Perempuan” ini ha-dir untuk membukakan cakrawala kita ten-tang tema ini.

(Ups..belum saya tumpahin nich apa yang sudah saya baca, baru cuma resensi nya aja, maklum masih rariweuh,,jadi belum sempat edit entri lagi, sementara ini dulu dech..hem..afwan_nays)

Jumat, 30 Oktober 2009

NI_TM (2)

Sebelum panjang lebar kemana-mana, saya mohon maaf karna baru sempat posting NI_TM ini, selama ini tersibukkan oleh aktivitas dunia, yang sungguh luar biasa melelahkannya, semoga menjadi nilai Ibadah di sisiNya.amin.. NI_TM 2 ini adalah judul posting melanjutkan judul sebelumnya di NI_TM 1 dan NI_TM itu sendiri merupakan kepanjangan dari judul buku yang sedang saya baca sekarang ini, Nikah Itu Tak Mudah.. namun saya ingin menekankan pada antuna semua bukan berarti setelah membaca buku ini, atau sepintas saja dari judul buku ini, niat suci antuna menjadi merosot terseok angin ketakutan, oh,,ternyata tidak mudah ya menikah itu, padahal ada hal yang harus antuna ketahui, meskipun buku ini mungil, justru buku ini bisa membuat kita semakin siap dalam menghadapi sebuah fase yang penuh dengan ujian ini, jangan salah disanapun terdapat banyak keberhanan tentunya. Tidak selamanya PMI itu berarti Penuh Masalah Internal namun bisa menjadi Pondok Mertua Indah,hehe..Dibuku ini pun diceritakan beberapa tokoh yang sukses dalam membangun rumah tangganya,,jadi tunggu apa lagi, bagi antuna yang sudah siap, kenapa musti menuggu lama-lama?(hem..).

Sedikit bocoran saja dari buku, ada 3 hal yang harus disiapkan bagi antuna yang akan segera melangsungkan acaranya tersebut, karna acara yang satu ini merupakan acara yang penuh dengan kesakralan..(btw acara apa mbak..he..), ya,,3hal yang harus disiapkan menuju gerbang berikutnya:

1. Kesiapan Fisik...
tidak mungkin ketika menikah itu dalam keadaan sakit, lemas, loyo, leuleus dsb. justru kesiapan fisik ini sangat penting, eit tunggu dulu bukan berarti hanya harus terlihat lebih cantik atau lebih tampan dari wujud sebelumnya, namun bagaimana kondisi kesehataan kita saat itu, piraku pingsan pas ijab kabul, kan bisa aja mengganggu..ya,,gak), so resepnya adalah makan buah dan sayur, minum air putih, istirahat dan riyadhoh(olah raga)yang cukup.

2. Kesiapan Psikis...
Secara githu dengan menikah kita akan berganti dan berubah secara drastis, dari yang tadinya sendiri kini sudah terikat oleh sebuah tanggung jawab alias amanah yang luar biasa, kalau kita tidak menyiapkan yang satu ini, bisa jadi akad nikah terasa biasa-biasa saja alias gak membekas dalam diri kita. So, salah satu resepnya adalah dengan seringnya sharing dengan orang yang sudah berumah tangga atau dengan banyak membaca buku juga bisa..insyaalloh akan membantu sedikit banyak kesiapan psikis kita,,

3. Kesiapan Ruhani..
Nach yang satu ini tak kalah pentingnya dengan kesiapan-kesiapan sebelumnya, karna menikah itu merupakan setengahnya dari Din, sebuah janji yang sangat kuat ikatannya, yang merupakan pondasi awal untuk ibadah dalam jangka yang amat panjang. Oleh sebab itu, dengan menyempurnakan ibadah, shalat malam, shaum sunnah dan peningkatan ibadah-ibadah lain tentunya insyaalloh,,akan membuat ruh kita semakin mantap..(cie,,,).

Nach itu, yang bisa saya petik dari sekian banyak dari buku ini, tadinya sich pengen nambahin yang buat persiapan itu, yakni 4. Kesiapan Mal/Dana,,he,,tapi malu ah kan udah ada garansi dari Alloh dalam Qs. Annur ayat 32. ye,,Nach sampai disini NI_TM nya mohon maaf atas segala kurangnya,,semoga kita bisa mengambil hikmahnya,,,amin...

catatan :
Nikah Itu Tak Mudah
Oleh : Afifah Afra
Penerbit : Indiva Media Kreasi

Selasa, 27 Oktober 2009

NI_TM (1)

Bingung membuat judul postingan hari ini,so singkat aja ya, NI_TM biar terkesan slow..hem.. Jadi gini dech ceritanya,kemarin, tepatnya hari selasa 27 oktber 2009, saya coba sempatkan datang lagi ke maktabah baitul hikmah, meski nanjak tea, namun keadaan memang mengharuskan untuk datang kesana, secara githu buat ngembaliin 3buku yang sudah dipinjam pekan lalu, disela-sela jam istirahat saya berangkat seorang diri kesana, ya..sayang rasanya, pulang dari sana dengan tangan hampa, akhirnya pinjem buku lagi dech,hem...buku apa yang saya pinjam dari sana:
1. Fiqih Politik Perempuan
2. Nikah Itu tak Mudah

Dua buku ringan dan cukup tipis, namun isinya lumayan padat, Rasanya cukup dan bisa selesai selama 2hari,semoga saja, maklum sok rada lola (loading lama/lambat), kalau lagi riweh mah,secara sedang ada diarrange 28-29hem..btw kepanjangan cerita nich, langsung saja dech, saya mencoba menuangankan diblog ini apa yang telah saya baca kemarin, bisi keburu lupa..hemmm...

Menikah, kata-kata indah yang sering diimpikan oleh sekalian lajang.

Yang tergambar di kanvas angan sebagai sebuah peristiwa penuh debar-debar harapan. Sebuah romantisme yang penuh limpahan barokah, oleh karenanya menjadi dambaan setiap insan bernyawa. Akan tetapi, keindahan yang terpampang itu, ternyata membutuhkan perjuangan yang berat. Ya, karena nikah dan apalagi kebutuhan pasca itu, adalah tak mudah.

Buku kecil ini, akan membantu kita untuk lebih siap dalam menyingkirkan kerikil-kerikil, yang barangkali tengah menghadang proses pernikahan, mulai dari mencari cinta , hingga mempertahankan cinta itu agar berbuah nyata…ehm..

Tapi hadirnya buku ini, tidak sedang bermaksud memberikan suatu pandangan yang berlainan tentang arti sebuah pernikahan, sehingga memunculkan ide atau pemikiran yang membingungkan,buku ini dimaksudkan untuk pelengkap dari buku-buku yang kita baca,seperti karya-karya Ust.Salim A Fillah, Ust.Didiek Hermawan, Ust.Cahyadi Takariawan,dll yang memberikanmotivasi-motivasi dalam membentuk keluarga yang sakinah,mawaddah,warahmah melalui sebuah fase yang bernama pernikahan, sehingga dengan hadirnya buku ini khasanah dunia kepustakaan yang mempresentasikan masalah pernikahan, menjadi semakin lengkap, jelas, dan beraneka ragam...

Aduh bersambung ya, konsentrasi menulis buyarrrrr...secara githu tanggal 28,tapi jujur blog ini memang hiburan saya, lagi sibuk-sibuknya sempet aja tutulisan, meski pabaliut sebenernya mau nulis apa, tapi jujur dengan menulis ini bisa mengurangi sedikitnya rasa settreeengggs,hem, (tuh kan mulai gak nyambung), udah dulu yaw, InyaAlloh kapan-kapan di entri lagi postingannya... :)

Minggu, 25 Oktober 2009

Pelajaran Penting dari Marahnya Nabi (1)

Judul Asli : Mawaaqif Ghadiba Fiihan Nabiyyu
Penulis : Khumais as-Sa'id
Penerbit : Darun Nasyr al-A'raby
Pelajaran Penting dari Marahnya Nabi Saw
Penerjemah : Beni Sarbeni
Penerbit : Pustaka Ibnu Katsir
Harga Rp 36.000

Marahnya seseorang dapat mengakibatkan kezhaliman terhadap isterinya, anak-anaknya, keluarga terdekat dan bahkan kedua orang tuanya yang telah mendidiknya dengan susah payah dan telah merawatnya sejak kecil.

Dalam buku ini dikupas beberapa kondisi Nabi Saw dan bagaimana tindakan beliau ketika marah, manfaat apa yang dapat diambil, khususnya dari tindakan-tindakan tersebut yang mengisyaratkan pada perkara-perkara fiqih yang tidak dapat dilihat oleh sebagian besar pembaca. Penulis telah mengutarakan dan menjelaskan, agar hukum masalah marah ini menjadi terang dan jelas, juga menjadi penerang bagi seseorang di kegelapan jalan serta menjadi sarana pendidikan yang ia dapat belajar padanya bagaimana bertindak dan mengatur urusan-urusannya ketika dihadapkan kepada sesuatu yang dapat membangkitkan amarahnya.

Tadinya sich cuma mau posting secara singkat aja, tentang buku ini, namun setelah beberapa pertimbangan, mending di posting secara berkelanjutan, karna penting sekali bagi saya pribadi, tentang materi tentang marah dan tektekbengek tentang marah itu sendiri, Jujur dunia yang saya hadapi sekarang ini kurang asem..eh maksudnya kurang adem, terasa panas rasanya teh..maklum gak ada ac,tapi ag..hem..angin geuleubug..he..tapi inilah hidup yang saya jalani, btw ko jadi curhat,aduh afwan, ceritanya kan mau menceritakan kembali tentang buku yang saya baca,ko jadi ngacapruk begini, afwan ziddan,kenapa saya posting secara kontinu tentang marah ini,karna sesungguhnya, khawatir suatu saat saya lupa dan saya berharap semoga postingan ini selalu mengingatkan saya,terlebih saya bisa mengontrol diri dan hati saya ketika marah itu datang...

"Sesungguhnya telah ada pada diri Rosulullah, ciri tauladan yang baik" (Qs.Al Ahzab :21), Bahkan ketika beliau marahpun,marahnya semata-mat karna Alloh SWT, nach..ko bisa?? Sebelum mengetahui hikmah dari marahnya Rosulullah SAW, ada beberapa hal yang musti kita ketahui terkait marah itu sendiri,yakni hal-hal berikut ini:

Apa itu MARAH..(Ghodlob)

Marah secara bahasa mempunyai beberapa makna; tidak meridhoi sesuatu, menggigit sesuatu, kemuraman(muka), membengkak disekitar sesuatu, buruk dalam bergaul dan berakhlak dengannya, perisai dari kulit unta yang dipakai dalam peperangan. Sedangkan marah secara istilah, yakni perubahan dalam diru atau emosi yang dibawa oleh kekuatan dan rasa dendam demi menghilangkan gemuruh dalam dada yang paling besar dari marah adalah alghoid, hingga mereka berkata dalam definisinya: "kemarahan yang teramat sangat".

Gimana Tanda-tanda MARAH..
Tanda zhahirnya seperti ini:
1. Mengejangnya urat dan otot disertai memerahnya wajah dan kedua mata
2. Wajah yang cemberut (muram) dan dahi yang mengerut
3. Permusuhan dengan orang lain melalui: lisan,tangan,kaki atau yang lainnya
4. Membalas musuh dengan balasan yang setimpal dengannya atau lebih parah darinya, tanpa memikirkan akibat-akibatnya yang fatal dan seterusnya...

Hakikat Marah:
1. Marah yang terpuji (geuning ada ya!!); marah yang bila dilakukan dalam rangka membela diri,kehormatan,harta, agama,hak hak umum atau menolong orang yang didzalimi.
2. Marah yang tercela; marah sebagai tindakan balas dendam demi dirinya sendiri,,,

Nach sampai disini dulu ya.. Insyaalloh kapan-kapan Nays posting lagi sambungannya,,Mudah-mudahan kita termasuk ke dalam orang-orang yang mampu menahan/menjaga marahnya..amin...

sekali lagi...(Laa Taghdlob Walakal JANNAH)

bersambung ya.....

Kamis, 22 Oktober 2009

Manajemen Lisan

Judul Buku : Manajemen Lisan
Penulis : Erwan Juhara dan Suhairi Es Shabar
Penerbit : Pena

Ngalajeungkeun nu kamari yang dibaca tea, Sebenarnya berawal dari timbulnya ingin berbicara yang baik, belajar menyampaikan maksud dan tujuan dengan baik tanpa apa pihak yang merasa tersakiti atau lebih tepatnya tidak menyakitkan, lalu kupilihlah buku ini untuk mendapatkan beberapa protein, selagi nunggu tutor bagaimana berkomunikasi dengan baik itu,hem..akhirnya kubacalah buku ini, semoga bisa bermanfaat khususnya bagi diriku sendiri,amin..ya,, karna seperti kata Lukmanul Hakim kepada putranya,bahwa “ Andaikan perkataan itu dari perak, maka diam itu dari emas”, Ibnul Mubarak menjelaskan bahwa maksud perkataan tadi adalah, andaikan perkataan itu berkenaan dengan ketaatan kepada Alloh maka ia ibarat perak, maka diam dari hal-hal yang berkenaan dengan kemaksiatan kepada Alloh maka ia ibarat emas, ini artinya bahwa antara diam dan berkata/berbicara itu memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan ini, ya gak!!

Pepatah mengatakan bahwa lidah itu tidak bertulang. Dia begitu mudah mengucapkan kata-kata, entah itu baik atau buruk. Bisa dikatakan, semua kejadian di antara manusia berawal dari lisan. Ketika seseorang mengucapkan sesuatu, bisa jadi kata-kata yang diucapkannya mengandung kebaikan bagi dirinya atau bagi lawan bicaranya. Bisa jadi pula, justru membawa kecelakaan bagi dirinya atau lawan bicaranya.

Tidak jarang, hanya karena lisan, manusia bisa berkelahi, tawuran, bahkan saling membunuh.Oleh karena itulah, Rasulullah saw. sangat mewanti-wanti akan bahaya lisan ini. Dia harus dijaga, dikontrol, bahkan dipenjara untuk tidak berkata-kata yang buruk. Bahkan Rasulullah mengingatkan, jika kita tidak sanggup berkata baik, lebih baik kita diam karena itu lebih membawa pada keselamatan.

Nach dalam buku ini dikupas habis tentang bagaimana cara kita menjaga/mengatur lidah kita, bagaimana sekelumit tentang lidah, antara baiknya diam atau berbicara, hal apa saja kah yang menjadikan lidah ini tak terkontrol, sampai bagaimana kita menajaga tertawa kita, tuh kan..asyik bila dibaca...

Yang paling saya ingat dari buku ini adalah, beberapa akibat yang ditimbulkan dari keberadaan lidah yang tidak terkontrol, diantaranya adalah:

1.Dusta
2.Menyalahi Janji
3.Ghibah
4.Namimah/adu domba/mengada-ada/memfithnah/memprovokasi
5.Si'ayah (lebih jelek dari pada namimah, mengadukan perkataan atau berita kepada orang yang ditakuti oleh orang yang diadukan perkataannya).
6.Bermuka dua dan berlidah dua
7.Menghina
8.Berdebat
9.Melaknat
10.Memuji (tapi boleh-boleh saja dengan maksud bersyukur dan supaya diikuti orang lain ,tentunya perbuatan yang baik, asalkan jangan memuji yang melampaui batas)
11.Senda gurau (tentunya yang melampaui batas pula, terus-terusan, dan berlebihan)

Lebih asyik dan lebih meyakinkan enaknya dibaca sendiri..he...

Oleh sebab itu saudaraku, penting sekali tentunya kita menjaga/mengatur lisan kita, karena ketika kita sukses dalam mengontrol lisan kita, insya Allah keselamatan dunia dan akhirat akan kita raih. Karena itu, berhati-hatilah! Ya..seperti kata bang napi..Waspadalah..(hem..).. Eitt..saya tidak ingin ketika anda, membaca postingan ini justru anda menjadi sosok yang pendiam, bukan itu yang saya harapkan, justru sekarang kita semakin pandai dalam memposisikan diri adakalanya tepat untuk berbicara dan adakalanya tepat untuk diam, saya aja yang dibalik diamnya cahaya mataku, ingin belajar bagaimana berbicara atau menjaga lisan kita dengan baik dan benar itu, yang jelas bukan belajar..aa..ii..uu..oo..lala..poo..dkk,he,,tapi bagaimana agar kita lebih baik disaat kita bicara atau disaat kita diam..OK

Se_mang_at_ :)

Rabu, 21 Oktober 2009

Rahasia Terkabulnya Doa...

Hari ini kusempatkan datang ke perpustakaan yang meski panas, nanjak dan sebagainya, kurang lebih 9bulanan aku tidak berkunjung ke Maktabah Baitul Hikmah, terus selama ini aku kemana aja????? tanda tanya yang banyak memang,(cuti hamil ya..ampe 9bulan segala)he.. jawabannya adalah saking sibuk nya..(cie,,sok sibuk lah..), dan memang jarang sekali kesempatan untuk aku datang kesana, kalau haus buku ya..terpaksa buku yang ada dirumah aja, yang dibaca teh, tentang apapun itu, ya,,dibaca, termasuk tentang tokoh yang kontroversi sekalipun..atau modul-modul yang kucle n the kumle..kerap kubaca,he,,atau bisa datang ke rumah temen, yang rumahnya deket, kupinjemlah buku dari sana..

Nach akhirnya, tibalah aku Alloh taqdirkan menginjakkan kaki di Maktabah Baitul Hikmah, maklum lagi semangat baca nich, pertama ku sms dulu seorang ust, maklum lupa lagi jadwal akhwat itu kapan, “Ust..afwan..kalau jadwal ibu-ibu/akhwat ke Maktabah kapan ya?”, “Selasa,Kamis,Sabtu” jawabnya, tanpa pikir panjang lagi, ku langkahkan kakiku kesana, panas sich, namun otak ini rasa sudah sangat membutuhkan protein tambahan...he..Setibanya disana, kutemukan buku-buku yang ku inginkan, tadinya sich pengen pinjem lima buku, namun sayang buku yang diperbolehkan cuma tiga buku saja, buku apa saja kah itu??? Ya,,tentu buku tentang penguatan Ruhiyyah yang pertama kupilih, terus buku tentang Manajemen..(secara...githu), yang ketiga kupilih adalah tetep favorit buku tentunya, Shiroh...untuk buku yang tentang munakahat atau manajemen cinta,dkk nanti dulu ah, dipending dulu,hehe,, Nach berikut adalah buku-buku yang berhasil ku pinjam, mudah-mudahan bisa kubaca, kucerna, dan kunikmati, terlebih bisa kuamalkan...amin...(kudu selesai dalam waktu 5 hari)

1.Rahasia Terkabulnya Doa (Ruhi)
2.Manajemen Lisan (Manajemen)
3.Pelajaran Penting dari Marahnya Nabi (Shiroh)

Dan sahabat berikut adalah buku pertama yang berhasil kubaca; sebuah buku terjemahan yang baik banget buat perkembangan Ruhi kita...

Judul asli : Kun Mustajaba Ad Da'wah
Rahasia Terkabulnya Doa
Penulis : Amir Muhammad Al Madari
Penerjemah : Ahmad Yaman Syamsudin, Lc.

“Dan Robbmu berfirman:”Berdoalah kepadaKu, niscaya akan Kuperkenankan bagimu”, sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembahKu akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina”. (Al Mukmin;40 : 60)

Doa adalah senjata sekaligus benteng bagi seorang mukmin dalam menghadapi kerasanya kehidupan dunia. Dengan berdoalah kita dapat terhubung secara langsung kepada Alloh SWT, Garansi terkabulnya doa pun datangnya dari Alloh pula seperti dalam Qs.Almukmin ayat 60.

Lalu..apakah yang menyebabkan doa-doa yang kita panjatkan tidak atau lebih tepatnya belum Alloh kabulkan??? Nach buku ini lengkap banget menjawab, bagaimana membuat doa terkabul, bagaimana mengatasi masalah/probematika dengan doa, hal-hal apa saja yang membuat doa kita ditolak, saat dan tempat dikabulkannya doa, dan masih banyak lagi, banyak hal yang dikupas dalam buku ini tentunya tentang Rahasia Terkabulnya Doa, dan yang paling saya ingat adalah bagai mana agar dia itu bisa diterima dan apa yang menyebabkan doa itu ditolak:

Bila ingin diterima, harus bagaimanakah!!!

1.Mulai doa dengan memuji dan menyanjungNya
2.Menyucikan diri sebelum berdoa
3.Menghadap kiblat
4.Mendahulukan doa yang dari Alquran dan sunnah (sumbernya)
5.Merendahkan diri
6.Yakin
7.Menjaga Waktu-waktu terbaik untuk berdoa
8.Menjaga keadaan-keadaan terbaik untuk berdoa
9.Memanfaatkan waktu ketika sempit,terdesak,perjalanan,sakit dan didzalimi
10.Mengangkat dan menengadahkan kedua tangan
11.Mendahulukan amal-amal Shaleh
12.Menurunkan volume dan melembutkan suara
13.Berdoa dengan asmaul husna
14.Memperbanyak amalan Sunnah setelah yang wajib
15.Serius, sungguh-sungguh
16.Menggunakan perantara amalan-amalan shalih
17.Hendaknya dimulai dengan berdoa untuk diri sendiri
18.Tawadhu dan sederhana dalam pakaian dan penampilan
19.Mengucapkan salam setelah berdoa.

Lalu apa yang membuat, doa itu tidak diteriam :

1.Memakan harta yang haram
2.Tergesa-gesa ingin segera dikabulkan
3.Tidak mengucapkan shalawat kepada Nabi
4.Berbuat dosa, memutuskan silaturrahim, dan berbuat dzalim...

Pokoknya buku ini lengkap banget, sayang kalau tidak baca, apalagi bagi kita-kita yang sedang menunggu-nunggu kenapa ya..doa ini belum dikabulkan...hem,,,makanya cari rahasianya..